Entertainment

Cuaca dingin sambut para bintang di karpet merah Oscar

BTN iklan

Jakarta/lei – Cuaca dingin menyambut para selebritas di karpet merah Oscar pada Minggu sore waktu Los Angeles.

Namun langit mendung dan ancaman hujan gagal meredam semangat menjelang malam terbesar bagi industri film tersebut.

Aktris asal Prancis yang diunggulkan menjadi pemenang penghargaan kategori aktris terbaik Isabelle Huppert, aktor “Hacksaw Ridge” Andrew Garfield, dan kandidat peraih penghargaan kategori pendukung terbaik Ruth Negga (“Loving”) berada di antara para bintang yang datang awal di Hollywood, di mana suhu mencapai delapan derajat Celcius, di bawah normal untuk akhir Februari.

Sebelum karpet merah digelar, aktris yang masuk nominasi penerima penghargaan kategori aktris terbaik Natalie Portman menyatakan tidak dapat menghadiri acara karena kehamilannya, dan Meryl Streep pada Sabtu menyebut desainer Karl Lagerfeld merusak penampilan Oscarnya karena tuduhan palsu yang menyebut dia dibayar untuk mengenakan gaun di karpet merah.

Academy Awards kali ini terbelah, antara kenyataan dan pelarian dari kenyataan. Konflik itu tercermin dalam film-film yang masuk dalam kategori film terbaik Oscar dan musim penghargaan yang ditandai dengan “ledakan” dari bintang papan atas Hollywood tentang imigrasi, hak-hak sipil dan retorika Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Beberapa selebritas, termasuk Negga, dan kandidat pemenang penghargaan kategori lagu latar terbaik Lin-Manuel Miranda, mengenakan pita biru untuk mendukung kelompok advokasi American Civil Liberties Union (ACLU).

Masuk dalam 14 nominasi, termasuk film terbaik, drama romantis musikal “La La Land” tampaknya akan menari dengan setumpuk piala Oscar di tangan.

“Film ini (“La La Land”) memiliki emosional kuat dan film paling emosional cenderung menjadi yang terbaik di Oscar. Film satu ini menularkan antusiasme dan semangat yang tak tertahankan,” kata Tom O’Neil, pendiri situs Goldderby.com.

Jika fantasi menang, “La La Land” yang dibintangi Ryan Gosling dan Emma Stone sebagai pianis jazz dan gadis yang berjuang menjadi aktris, akan menjadi musikal pertama yang memenangkan penghargaan untuk film terbaik di Academy Awards sejak “Chicago” tahun 2003.

Kisah “Moonlight” juga diharapkan menunjukkan penampilan terbaik di Oscar di tahun yang menghasilkan rekor tujuh nominasi untuk aktor kulit berwarna dan film-film yang ceritanya berkisar tentang perempuan Amerika keturunan Afrika jenius (“Hidden Figures”), perkawinan antar-ras (“Loving”) dan seorang anak kecil asal India (“Lion”).

“Jika ada kuda hitam, maka itu adalah ‘Hidden Figures’,” kata Tim Gray, penulis Variety Awards, sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami