HukumLiputan

Dampak Amnesti Pajak Kekayaan Taipan Terdongkrak

BTN iklan

JAKARTA-LEI, dikutip dari Bisnis.com — Kekayaan orang-orang superkaya Indonesia berpotensi terdongkrak bila pengakuan aset program amnesti pajak benar-benar terlaksana.

Ekonom PT Bank Permata Tbk. Joshua Pardede menilai UU Pengampunan Pajak tidak ha nya membuat kekayaan konglomerat In donesia bertambah, tetapi juga bagi semua wajib pajak yang belum mendeklarasikan harta di dalam dan luar negeri.

“Ini momentum yang sangat baik karena pada akhir 2017, Indonesia dapat membuka akses informasi perbankan tanpa perlu persetujuan nasabah,” katanya saat dihubungi Bisnis, Minggu (14/8/2016).

Sebagai catatan, dalam Pasal 24 dan 25 PMK No. 118/PMK/2016 tentang Pelaksanaan UU No. 11/2016 soal Pengampunan Pajak disebutkan peserta program amnesti pajak dapat memperoleh fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh).

Syaratnya, pemohon melakukan balik nama atas harta berupa saham dan harta tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan.

Apabila, program amnesti pajak berjalan sesuai rencana, kebijakan balik nama itu mengerek nilai kekayaan para taipan. Dalam 2,5 tahun terakhir, kekayaan 10 konglomerat Tanah Air bertambah 1,47% setara dengan Rp9,75 triliun selama periode Presiden Joko Widodo.

Secara keseluruhan, kekayaan 10 konglomerat menjadi US$51,6 miliar pada Agustus 2016, dari US$50,58 miliar pada November 2013. Duo keluarga Hartono, Budi dan Michael, tetap menjadi warga Indonesia paling kaya dengan kekayaan US$15,4 miliar. Kekayaan keluarga Hartono bertambah 2,67% senilai Rp5,2 triliun.

Ada keunikan dari daftar 10 konglomerat RI kali ini. Posisi Bachtiar Karim dan Tahir menggeser Sukanto Tanoto dan Putra Sampoerna dalam urutan orang superkaya. Posisi Eka Tjipta Widjaja sebagai pemilik Grup Sinarmas melorot dari terkaya ke-2 menjadi ke-4. Sebaliknya, pemilik Grup Gudang Garam Susilo Wonowidjojo melesat ke urutan kedua dengan penambahan kekayaan Rp2,6 triliun. (lihat ilustrasi).

Dalam data yang dihimpun Bisnis, kinerja emiten milik konglomerat juga rerata meningkat. Peningkatan terjadi seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik menjadi 5,18%, lebih tinggi dari kuartal sebelumnya.

Joshua menjelaskan, sebagai anggota G-20, data-data perbankan seluruh dunia bakal dapat diakses dari Tanah Air. Semua wajib pajak diharuskan mendeklarasikan har tanya sebelum mendapatkan sanksi tegas pada 2018.

Tidak hanya konglomerat, sambungnya, korporasi raksasa dan individu juga diharuskan melaporkan kekayaannya. Bila data aset terlacak pada 2018, sanksi yang diperoleh bakal lebih berat, terutama kewajiban pajaknya.

Menurut dia, upa ya pe me rintah untuk melengkapi data wajib pajak dapat menambah pendapatan dari sektor pajak yang selalu shortfall dalam dua
ta hun terakhir.

MAKIN GENCAR

Realisasi dana repatriasi yang baru mencapai 1% dinilai lantaran korporasi maupun pengusaha masih mempelajari rincian UU tax amnesty. Joshua memerkirakan, pengampunan pajak baru akan gencar pada periode kedua, yakni Oktober-Desember 2016.

Sebaliknya, Direktur PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee, justru memperkirakan konglomerat Indonesia tidak akan mengikuti program tax amnesty yang digadang-gadang pemerintah.

Pasalnya, orang-orang superkaya itu memiliki status hukum yang lebih rapi. Hans malah memprediksi program tax amnesty bakal diikuti oleh kalangan kelas menengah maupun generasi kedua para taipan.

“Mereka itu punya uang warisan di luar negeri, kalau konglomerat itu biasanya berbentuk perusahaan di luar ne geri.”

Saat krisis ekonomi mendera Indonesia pada 1997-1998, sambungnya, banyak konglomerat menggunakan nama orang lain untuk mengakuisisi perusahaan.

Akhir nya, banyak orang-orang baru menjelma menjadi taipan. Belakangan, setelah diselidiki, orang-orang kaya baru itu ternyata disokong oleh grup konglomerasi.

Perusahaan-perusahaan milik konglomerat, katanya, biasanya menggunakan special purpose vehicle (SPV) di negara-negara tax haven, seperti Pa na ma dan British Virginia Island. Per usahaan-perusahaan itulah yang akan melakukan deklarasi.

“Perkiraan saya kelas menengah yang deklarasi. Kalau aset konglomerat mendadak naik, pasti akan menjadi sorotan,” paparnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

5 Comments

  1. 817479 484000The planet are in fact secret by having temperate garden which are usually beautiful, rrncluding a jungle that is undoubtedly certainly profligate featuring so several systems by way of example the game courses, golf approach and in addition private pools. Hotel reviews 858237

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami