EkonomiFinansialInternasionalLiputan

Dampak Ekonomi Lesu Di China Pada Perusahaan Besar

BTN iklan

Jakarta/LEI- Perlambatan ekonomi China mulai berdampak pada sejumlah perusahaan besar dunia. Sepanjang tahun lalu, ekonomi China hanya tumbuh 6,6 persen, terendah dalam 28 tahun terakhir dan berpotensi memburuk di tahun ini.

Pekan ini, perusahaan pembuat mesin asal AS, Caterpillar (CAT) mengaku mengalami penurunan pendapatan yang besar yang sebagian besar disebabkan perlambatan permintaan China. Perusahaan manufaktur perangkat keras, Stanley Black & Decker (SWJ) juga mengalami masalah yang sama.

Sementara perusahaan produsen prosesor grafis asal AS, Nvidia memangkas prospek penjualan untuk kuartal keempat. Pemangkasan prospek penjualan tersebut diklaim akibat memburuknya kondisi ekonomi makro, terutama di China.

Apple (AAPL) mengguncang pasar global setelah mengatakan pihaknya memperkirakan ekonomi China yang lebih lemah akan menekan angka penjualannya. CEO Tim Cook mengatakan dalam sepucuk surat kepada para investor bahwa perusahaan telah dibabi buta oleh besarnya perlambatan ekonomi di China.

Pasar China sangat penting bagi Apple, berkontribusi sekitar 15 persen dari pendapatan global perusahaan. Samsung, pembuat smartphone lainnya, juga bisa terluka karena perlambatan China.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

12 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × five =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami