HEADLINESNasional

Demo FPI tolak Omnibus Law bikin Macet Jalanan

BTN iklan

LEI, Jakarta– Aksi demo tolak Omnibus Law kembali digelar di Jakarta. Kali ini, massa aksi datang dari PA 212 di sekitar kawasan Patung Kuda, Monas, dan Istana Presiden.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap di demo tolak Omnibus Law hari ini tak terjadi pengrusakan pada fasilitas umum, seperti yang terjadi pada demo pertama.
“Kami berharap tidak ada lagi warga yang melakukan perusakan atau anarkis terkait fasilitas umum transportasi seperti yang terjadi beberapa waktu lalu halte, stasiun, traffic light, CCTV, pembatas jalan, cermin, traffic cone dan lain-lain,” kata Riza di Balai Kota, Jakarta, Selasa (13/10).
“Ini sangat merugikan kita semua, khususnya masyarakat pengguna transportasi umum,” lanjutnya.
Wagub DKI soal Demo Omnibus Law: Semoga Tak Ada Lagi yang Rusak Fasilitas Umum (1)
Sejumlah massa saat menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law di Kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/10), Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Namun dia mengaku menghormati penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh warga DKI. Dia juga mengimbau agar warga yang melakukan aksi tetap menggunakan masker dan menjaga jarak.
Sehingga tak menjadi klaster penularan baru. Sebab corona di Jakarta memang belum tuntas.
ADVERTISEMENT

“Menghormati warga Jakarta yang melakukan aksi unjuk rasa. Namun, kami mohon dilakukan secara baik, menggunakan masker, menjaga jarak. Tentu harapan kami tidak dalam jumlah yang besar karena berpotensi menimbulkan kerumunan dan akhirnya dapat menimbulkan penyebaran COVID-19 dan bahkan menimbulkan suatu klaster baru,” tuturnya.
Dia juga berharap aspirasi terkait Omnibus Law bisa diteruskan melalui jalur lain. Dengan begitu risiko kesehatan dari aksi demo bisa dihindari di tengah pandemi.

“Silakan aspirasinya disampaikan melalui konstitusi yang ada. Bisa melalui judicial review atau Mahkamah Konstitusi kami menghormati ada yang sudah mengajukan, kemudian dialog persuasif, dan demo adalah pilihan terakhir namun kami hormati dan kami minta dilakukan secara baik, damai, dan harapan kami terus menjaga jarak dan tidak ada kerumunan,” tutupnya.

 

 

Kontributo: Dwitya Yonathan

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami