Nasional

Dens.TV Hendak Sediakan Fitur Berbelanja Sambil Menonton Televisi

BTN iklan

Lei-PT Cyberindo Aditama (CBN) memperkenalkan unit usaha terbarunya, yakni Dens.TV. Melalui unit usaha ini, CBN menyediakan platform berbasis Internet Protocol TV (IPTV) yang memungkinkan seseorang mengakses beragam konten seperti tayangan televisi, e-learning, hingga video on demand (VOD) melalui jaringan internet.

Menurut Chief Operating Officer Dens.TV, Harry D. Setiawan, salah satu yang membedakan layanan Dens.TV dengan penyelenggara platform IPTV lain yakni layanan mereka sudah bisa dinikmati pengguna tanpa harus memiliki set top box ataupun berlangganan paket bundel TV dan internet.

Pengguna bisa langsung mendaftar dan mencoba layanan Dens.TV melalui aplikasi ataupun situs resmi mereka. Dens.TV juga tengah mengembangkan fitur E-Shop yang memungkinkan pengguna berbelanja sembari menyaksikan tayangan televisi.

Ke depannya para pelanggan bisa langsung order saat lagi nonton. Kami sudah siapkan fitur itu di dalam platformnya dan menyiapkan Application Program Interface (API) untuk integrasi.

 Harry D. Setiawan, COO Dens.TV

Chief Operating Officer Dens.TV, Harry D. Setiawan (kiri), bersama Chief Content Officer Dens.TV, Ario B. Widyatmiko (kanan) memperkenalkan kehadiran layanan Dens.TV

Kolaborasi dengan e-commerce

Harry menjelaskan kerja sama Dens.TV dengan e-commerce ataupun convenience store lebih bersifat kolaborasi. Mereka yang menjadi mitra juga akan membantu penjualan set top boxDens.TV. “Kami bisa tumbuh, mereka juga bisa tumbuh. Mereka jualan dapat kenaikan transaksi, kami dapat penambahan pengguna,” ucapnya.

Namun saat ini, kata Harry, fitur E-Shop belum terintegrasi langsung dengan merchant mitra. Pihaknya menargetkan menyelesaikan beberapa fitur yang akan mereka tawarkan ke pelanggan pada tahun ini.

Terkait biayanya, Dens.TV masih menyediakan layanannya secara gratis untuk opsi non bundling. Berapa harga yang akan ditetapkan nantinya, Harry belum bisa menyebutkan karena masih mempelajari perilaku pengguna ketika menonton. “Harus lihat dulu perilaku orang ketika nonton. Apa nonton satu channel terus menerus atau berpindah-pindah,” jelasnya.

Kembangkan ekosistem

Dalam kesempatan tersebut, Harry juga menjelaskan mengapa CBN baru mengeluarkan Dens.TV setelah kompetitor sudah cukup lama menawarkan layanan hampir serupa. Menurutnya, CBN memilih membangun ekosistem pengguna dari unit usaha lain terlebih dahulu dan menyelaraskan proses bisnisnya sebelum membuka unit usaha baru.

“Jadi seperti layanan cloud, mereka sudah punya basis konsumen sendiri. Kami jaringan internet sudah ada, aftersales juga sudah ada. Yang paling terakhir ya konten, melalui Dens.TV,” jelasnya. id.techinasia

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami