Politik

Di Yogya Ada 69 Anggota Parpol yang Bekerja Sebagai Aparatur Sipil Negara

BTN iklan

BANTUL, (LEI) – KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menemukan sebanyak 69 anggota partai politik calon peserta Pemilu 2019 yang dalam kartu tanda penduduknya yang terdaftar terdata sebagai aparatur sipil negara dan TNI/Polri.

Ketua KPU Bantul Muhammad Johan Komara di Bantul, Senin, mengatakan, pihaknya sejak 17 Oktober hingga 15 November 2017 melaksanakan penelitian administrasi guna mengecek keabsahan dokumen berupa salinan kartu tanda anggota dan KTP yang diserahkan pengurus parpol.

“Proses penelitian administrasi sudah berjalan dan pada kurun waktu sampai dengan sekarang ini sudah kami temukan data anggota yang KTP-nya terdaftar sebagai PNS, TNI/Polri sejumlah 69 orang,” katanya.

Menurutnya, untuk menindaklanjuti temuan data yang diduga tidak memenuhi persyaratan sebagai pendukung partai politik dalam pendaftaran calon peserta Pemilu 2019 itu, pihaknya melakukan klarifikasi kepada anggota yang bersangkutan.

“Tim kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan klarifikasi, mereka kita tanyakan apakah yang bersangkutan berstatus sebagai ASN, TNI/Polri aktif atau sudah pensiun, karena bisa saja di KTP status belum berubah,” katanya.

Selain itu, kata Johan, dalam klarifikasi tersebut tim menanyakan apakah yang bersangkutan betul-betul sebagai anggota parpol atau tidak, mengingat yang dokumen yang diserahkan itu berupa salinan KTP elektronik.

Selain berstatus sebagai ASN, TNI/Polri, kata dia, dalam penelitian administrasi tersebut KPU juga menemukan sebanyak 993 data ganda eksternal antar parpol atau nama dalam satu KTP terdaftar di dua parpol atau lebih.

“Untuk kasus data ganda eksternal antarparpol ini kita akan menanyakan kalau yang bersangkutan pilih partai mana, partai a atau b, dan yang bersangkutan harus membubuhkan tanda tangan pada surat pernyataan,” katanya.

Johan Komara menjelaskan, hasil dari penelitian administrasi berkas keanggotaan parpol termasuk proses klarifikasinya akan disampaikan pada 16 dan 17 November ke parpol, dan parpol mempunyai waktu perbaikan dari 18 November sampai 1 Desember 2017. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami