HukumLiputanNasional

Dianggap Kooperatif, Bahar Bin Smith Tidak Ditahan

BTN iklan

Jakarta/LEI- Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Komisaris Besar Syahar Diantono menyebut penceramah Bahar bin Ali bin Smith (HBS) kooperatif. Hal itu membuatnya tak ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian.

Menurut dia, hal itu merupakan bagian pertimbangan subjektif penyidik, sesuai ketentuan yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Itu mencakup soal kemungkinan melarikan diri, mengulangi perbuatan pidana, dan menghilangkan barang bukti.

Syahar berkata, penyidik akan kembali memeriksa Bahar bila kelak membutuhkan keterangan tambahan.

Namun begitu, dia tidak menutup kemungkinan Bahar akan ditahan di hari mendatang. Syaratnya, jika Bahar dinilai berupaya melarikan diri, mengulangi perbuatan, atau menghilangkan barang bukti.

Penyidik, jelaskan juga tidak menutup kemungkinan akan memeriksa saksi lain untuk melengkapi berkas perkara Bahar sebelum dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

Bahar dijerat dengan Pasal 16 juncto Pasal 4 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, Pasal 45 juncto 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan pada kekuasaan.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami