Internasional

Diduga Dukung Kelompok Teroris, Turki Pecat Lebih dari 18.000 Pegawai Negeri

BTN iklan

ANKARA (LEI) – Pemerintah Turki mengeluarkan dekrit yang memecat lebih dari 18.000 pegawai negeri menjelang pencabutan status darurat yang telah diberlakukan selama dua tahun di negara itu. Hampir setengah dari jumlah para pegawai yang dipecat merupakan anggota kepolisian.

Associated Press, Minggu (8/7/2018) mewartakan, dekrit tersebut memecat 18.632 pegawai sipil, termasuk hampir 9.000 anggota kepolisian, 6.000 dari kalangan militer dan 199 akademisi dari universitas di seluruh negeri. Pemecatan itu dilakukan terkait dugaan hubungan mereka dengan kelompok teroris.

Selain dipecat, paspor mereka juga akan dibatalkan oleh pemerintah.

Media Turki mengklaim bahwa dekrit itu akan menjadi dekrit terakhir yang diumumkan pemerintah menjelang dicabutnya status darurat, kemungkinan pada Senin.

Turki telah berada di bawah status darurat sejak kudeta militer yang gagal pada Juli 2016. Status tersebut telah diperbaharui sebanyak tujuh kali dengan periode terakhir dijadwalkan berakhir pada 19 Juli.

Selama periode tersebut, Turki telah memecat sekira 160.000 pegawai negara yang dianggap mendukung atau memiliki afiliasi dengan kelompok oposisi Fethullah Gulen yang dianggap sebagai teroris oleh Ankara. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami