FinansialInvestasi

Didukung 8 sektor, IHSG melaju awali pekan ini

BTN iklan

JAKARTA/Lei —  Indeks Harga Saham Gabunga (IHSG) berhasil rebound dari penurunan akhir pekan lalu, Senin (10/4). Mengutip data RTI, indeks dibuka naik 0,35% ke level 5.673,47 pukul 09.11 WIB.

Tercatat 130 saham bergerak naik, 60 saham turun, dan 86 saham stagnan. Volume di awal perdagangan sekitar 760 juta lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 471,2 miliar.

Delapan dari 10 indeks sektoral melaju mendukung IHSG. Sektor keuangan memimpin penguatan tertinggi 1,08%. Sedangkan, sektor agrikultur paling dalam penurunannya 0,19%.

Investor terlihat membukukan aksi beli di awal perdagangan. Di pasar reguler, net buy asing Rp 8,892 miliar dan Rp 29,737 miliar keseluruhan market.

Analis First Asia Kapital David Sutyanto menuturkan laju IHSG ini didukung rendahnya risiko geopolitik global dan sentimen positif individual sejumlah emiten sektoral.

Data cadangan devisa akhir Maret 2017 yang meningkat mencapai US$121.81 miliar ikut menopang sentimen positif pasar. “IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5640 hingga 5690 berpeluang rebound,” ungkapnya.

Di sisi lain, wajah bursa saham Asia diperdagangkan sebagian besar menghijau pada awal perdagangan, Senin (10/4). Di tengah ketegangan geopolitik pasca serangan Amerika Serikat (AS) ke Suriah Jumat (7/4) lalu.

Ditambah langkah militer AS yang mengirimkan kapal induknya ke Semenanjung Korea sebagai respon peluncuran uji coba rudal Korea Utara.

Mengutip CNBC, Indeks Nikkei 225 melambung 0,81 % pada awal perdagangan. Demikian pula, Indeks ASX 200 lebih tinggi sebesar 0,23 % sebagian besar didorong oleh utilitas sub-indeks.

Kospi turun sebesar 0,31 %, tertekan ketegangan di semenanjung Korea. Saham untuk Lotte Shopping, jatuh 2,04 % pada awal perdagangan, sementara saham LG Electronics turun 1,55 %

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami