Nasional

Dipersulit Sales Untuk Membeli Motor Secara Tunai, Silahkan Lapor

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Pembelian kendaraan sepeda motor secara kredit memang mendominasi di Indonesia. Bahkan angka persentase pembelian secara dicicil ini di atas 70 persen.

Anehnya, pembelian secara kredit dari kabar yang beredar sangat mudah prosesnya daripada tunai. Tentu saja jika bicara nalar, hal itu sungguh terbalik. Sebab membeli tunai tak perlu repot harus menunjukkan berbagai syarat, sedangkan kredit sebaliknya.

Membeli cash rupanya kerap dipersulit pihak dealer, lantaran ada oknum sales yang lebih mengutamakan konsumen membeli kredit. Hal ini disebutkan karena sang sales dijanjikan tambahan bonus dari leasing atau semacamnya.

Contohnya, sales biasanya hanya kerap menawarkan produk untuk pembelian kredit, sedangkan jika dibeli secara cash, harga akan lebih tinggi.

Menanggapi kasus ini, General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Yordan Satriadi, menegaskan Yamaha akan langsung menindaknya.

“Kalau beli motor bebas tergantung konsumen, masa mau beli cash ditolak. Kalau ada seperti itu silahkan dilaporkan ke call center kami, nama dealernya, nama salesnya siapa,” ujar Yordan saat ditemui wartawan akhir pekan lalu.

Kata Yordan, jika memang menemukan sales ‘nakal’, maka calon kostumer bisa memberikan bukti, agar hal itu lebih enak jika dilakukan penindakan.
Selanjutnya

Yordan menyatakan, kasus penolakan pembelian cash dan lebih mementingkan konsumen kredit sangat dilarang. Namun dirinya tak menampik hal itu banyak terjadi, bahkan tak hanya di sepeda motor, tetapi juga mobil.

“Misalnya di roda empat lagi booming merek A. Ada yang menaikkan harga, inden beli kredit lebih cepat, kalaupun cash harus up sekian juta,” kata Yordan.

Jika memang ada oknum sales Yamaha nakal seperti itu, maka Anda bisa menghubungi nomor telepon Customer Service Yamaha Indonesia 02124575555 atau 0214618000.

“Selama ada laporan di kami, jelas akan ditindaklanjuti. Pasti, kami panggil owner-nya, kami kasih surat peringatan ke mereka. Itu efektif (mengurangi tindak serupa),” tutupnya.

[Liputan6.com]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami