LiputanNasionalTekno

Diskominfo Siapkan Situs Web Untuk Tangkal Berita Hoax

BTN iklan

Jakarta/Lei- Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan situs web (website) untuk menangkal berita “hoax” melalui jaringan pejabat pengelola informasi dan dokumentasi.

“Dengan adanya situs web pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID), masyarakat bisa melakukan klarifikasi terhadap berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram H Lalu Junaidi di Mataram, Rabu.

Pernyataan itu disampaikannya seusai menghadiri kegiatan pembukaan sosialisasi penguatan PPID dan bimbingan teknis informasi dikecualikan (uji konsekuensi) informasi publik yang diikuti lebih dari 60 orang perwakilan dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Mataram.

Dikatakan, apabila masyarakat menemukan sebuah berita yang meragukan, masyarakat bisa langsung menayakan kebenaran berita tersebut ke PPID, baik secara langsung mapun tidak.

“Silakan jika ingin datang langsung ke PPID di setiap OPD, atau di PPID sentral, atau melalui pesan singkat pada nomor 08175264632,” sebutnya.

Lebih jauh, Junaidi mengatakan, sosialisasi PPID ini menjadi bagian penguatanan keberadaan PPID agar mampu menetralisir berbagai berita-berita “hoax” di tengah masyarakat, serta wajib menyampaikan informasi yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Kecuali informasi-informasi tentang kerahasiaan negara, harus dipertimbangan dampak negatif dan positifnya. Jadi tidak semua informasi kita sebar,” katanya.

Informasi yang dikecualikan yang dimaksudkan itu misalnya tidak semua hasil pemeriksaan dari inspektorat bisa disampaikan secara terbuka karena masih banyak hal yang perlu diklarifikasi.

Di sisi lain, untuk memotivasi PPID di setiap OPD Kota Mataram, pihaknya akan melakukan evaluasi dan akan memberikan penghargaan bagi OPD yang paling aktif memberikan informasi kepada masyarakat.

Informasi dari OPD harus ditayangkan atau di “upload” pada “website” PPID masing-masing, sehingga menjadi bagian keterbukaan informasi publik.

“Penghargaan yang akan kita berikan semata-mata untuk memotivasi PPID disetiap OPD aktif memberikan informasi, sekaligus menangkal berita ‘hoax’,” katanya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close