Liputan

Diskusi APPTHI, Menyoal Institusi Mahkamah Agung Kita

BTN iklan

Kajian Sebastiaan Pompe tentang Mahkamah Agung Republik Indonesia sebetulnya lebih dari sekadar menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang Runtuhnya Institusi Mahkamah Agung. Akhir-akhir ini lembaga peradilan kita sedang disorot karena tertangkapnya beberapa penghuni MA oleh KPK.

Untuk itu pada kesempatan kali ini APPTHI (Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia) mengadakan diskusi “Menyoal Institusi Mahkamah Agung Kita”. Acara yang hari Senin tanggal 20 Juni 2016 ini menghadirkan, Laode M. Syarief, SH, LLM, PhD. (Wakil Ketua KPK), Prof. Gayus Lumbuun, SH, MH (Hakim Agung), Prof. Dr. Eman Suparman, SH, MH (Mantan Ketua KY), Adv. Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, SH, MH, CLA (Presiden KAI), Prof. Dr. Santiago (Pembina APPTHI) dan di moderatori oleh Dr. Laksanto Utomo, SH, MHum. (Ketua APPTHI).

Dalam diskusi diungkap kinerja lembaga peradilan di Indonesia dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi hingga MA. Dengan adanya berbagai macam persoalan yang mencoreng lembaga peradilan RI sehingga menurunkan kredibilitas peradilan khususnya Mahkamah Agung.

Ada yg menarik dalam Diskusi malam ini Prof Eman Suparman mantan Ketua KY menyarankan kepada Wakil Ketua KPK Laode M Syarif jika Nurhadi ditetapkan sebagai tersangka maka KPK agar mengusulkan membentuk TIM Hakim Titular yang Independent alasanya siapa hakim di Indonesia yang tidak dikenal SekJen MA, untuk menghindari konflik interest.

 

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close