EkonomiFinansialLiputanNasional

Disnakerkop: Buruh Banyumas Dibayar Sesuai UMK

BTN iklan

PURWOKERTO, 1/5 (LEI) – Buruh di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, rata-rata telah dibayar sesuai dengan upah minimum kabupaten (UMK) yang ditetapkan oleh gubernur, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinnakerkop dan UKM) Banyumas Wisnu Hermawanto.

“Kami selalu melakukan pemantauan ke perusahaan-perusahaan terkait dengan pembayaran UMK. Alhamdulillah sampai detik ini, sudah berjalan dengan baik,” katanya di sela kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional di halaman kantor Dinnakerkop dan UKM Banyumas, Purwokerto, Selasa.

Dalam hal ini, kata dia, berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 560/94 Tahun 2017 tertanggal 20 November 2017, UMK Banyumas untuk tahun 2018 sebesar Rp1.589.000.

Kendati demikian, dia mengakui jika kemungkinan masih ada kekurangan-kekurangan terutama yang berkaitan dengan strata, misalnya pendapatan seorang pekerja yang sudah bekerja selama 15 tahun tidak akan sama dengan pekerja yang baru bekerja.

“Ini harus ada stratanya, peningkatan pendapatan di atas UMK,” katanya.

Disinggung mengenai kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Wisnu mengatakan berdasarkan pantauan, hampir 80 persen pekerja maupun buruh formal di Kabupaten Banyumas telah mengikuti BPJS Ketenagakerjaan.

Ia mengharapkan seluruh pekerja dan buruh di Kabupaten Banyumas ke depan dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Akan tetapi, dia mengakui kepesertaan BPJS Ketenagakeraan dari kelompok buruh sektor informal masih perlu dibahas lebih lanjut karena sulit terpantau dan pihak yang mempekerjakannya belum tentu sanggup membayar sesuai dengan UMK.

“Namun yang pasti, jumlah tenaga kerja formal di Banyumas hingga saat ini sekitar 43.000 orang dan rata-rata sudah dibayar sesuai dengan UMK,” katanya.

Terkait dengan capaian penurunan angka pengangguran di Kabupaten Banyumas, Wisnu mengakui jika data selalu berubah-ubah namun berdasarkan data pencari kerja yang mengajukan permohonan kartu kuning selama tahun 2017 sebanyak 13.000 orang.

Menurut dia, jumlah tersebut merupakan warga yang terdeteksi mengajukan kartu kuning namun belum bekerja.

“Total pengangguran di Kabupaten Banyumas saat ini mencapai 20.000 orang. Dari jumlah tersebut, ada yang menganggur namun mendaftar kartu kuning untuk melamar pekerjaan, ada pula yang menganggur tetapi tidak mengajukan kartu kuning,” katanya.

Saat ditanya mengenai penyediaan perumahan dan transportasi bagi buruh di Banyumas, dia mengatakan hal itu tergantung pada perjanjian kerja antara buruh atau pekerja dan perusahaan.

Menurut dia, hingga saat ini perusahaan-perusahaan di Banyumas belum ada yang menyediakan fasilitas transportasi seperti bus untuk pekerjanya. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

4 Comments

  1. Hello everyone, it’s my first pay a quick visit at this web site,
    and article is truly fruitful designed for me, keep up posting these content.

  2. Cheapest Amoxicillin Amoxil Dosing For Sinus Infection Cialis 20mg Forum [url=http://curerxshop.com]cheap cialis[/url] Uri Amoxil Mail Order Macrobid Visa Accepted Free Shipping Cialis Professional England

  3. Levitra Potenz Propecia How Much Does It Cost Buy Viagra Blue Pill [url=http://cialvia.com]generic cialis canada[/url] Zithromax Side Effects In Children

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × two =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami