Internasional

Dituding Terima Suap, Presiden Peru Lolos dari Pemakzulan

BTN iklan

Jakarta, Lei- Upaya pemakzulan terhadap Presiden Peru Pedro Pablo Kuczynski akibat tudingan penerimaan suap gagal setelah Kongres tak dapat mencapai suara minimal persetujuan.

Sebanyak 79 legislator mendukung mosi, 19 anggota menentang, dan 21 sisanya menyatakan abstain. Setidaknya, perlu 87 suara dukungan agar bisa meloloskan mosi pemakzulan.

Mosi tersebut gagal disepakati setelah melalui 14 jam sesi musyawarah, termasuk dua jam pernyataan pembelaan dari Kuczynski.

“Permintaan pemakzulan dengan dasar ketidakmampuan moral yang prinsipal tidak diterima,” ucap Ketua Kongres, Luis Galarreta, di Lima, Peru, Jumat (22/12).

Mosi pemakzulan diusulkan ke Kongres setelah Kuczynski dituding terlibat skandal korupsi firma konstruksi Odebrecht. Perusahaan asal Brazil itu menjadi perhatian di Amerika Latin setelah mengaku menyuap sejumlah pejabat negara di kawasan tersebut untuk mendapatkan proyek.

Kuczynski menjadi salah satu pejabat tinggi yang dituding menerima sogokan Odebrecht sebesar US$ 5 juta. Suap tersebut dikabarkan diterima pria 79 tahun tersebut pada periode 2004 dan 2013.

Sejak itu, partai oposisi sayap kanan, Kekuatan Populer, yang memegang mayoritas suara di parlemen bertekad mendepaknya dari jabatan presiden.

Selama ini, Kuczynski berkeras membantah segala tudingan tersebut dan menyatakan siap menyerahkan hak kerahasiaan perbankannya, serta siap diperiksa Kongres maupun Jaksa Agung.

Kuczynski pun menyambut baik hasil voting parlemen itu dengan menyatakan hari ini sebagai lembar baru rekonsiliasi di negaranya.

Dia bahkan menganggap mosi pemakzulannya itu sebagai bentuk “kudeta” dan “penyerangan” terhadap demokrasi.

“Warga Peru, besok akan dimulai lembar baru dalam sejarah kita untuk melakukan rekonsiliasi dan rekonstruksi di negara ini. Satu kekuatan, untuk satu Peru,” ucapnya melalui Twitter,seperti dikutip AFP.

Puluhan warga pendukungnya pun datang ke istana kepresidenan untuk mengucapkan selamat kepada Kuczynski atas hasil voting parlemen hari ini.

Sebagian besar pengamat memprediksi Kuczynski akan dimakzulkan. Sebab, sebanyak 93 anggota parlemen sebelumnya mendukung mosi pemakzulan itu untuk diajukan ke Kongres.

(cnn indonesia)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − one =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami