Hukum

Dokter Estetika, Sonia Wibisono Dipanggil KPK Terkait Dengan Bupati Non Aktif Rita Widyasari

BTN iklan

JAKARTA/Lei  – Bupati Kutai Kartanegara nonaktif  Rita Wydiasari menyampaikan permohonan maafnya kepada dokter kecantikan Sonia Grania Wibisono.

Permohonan maaf itu karena Rita merasa telah menyeret Sonia dalam pusaran kasus dugaan tindak pidana pencucian uang.Image result for bupati kutai rita

“Saya minta maaf ke dokter Sonia karena dia tidak ada hubungan dengan saya. Saya hanya pernah menjual tas ke dia,” kata Rita di kantor KPK, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018).

Nama Sonia mengemuka dalam pusaran kasus TPPU yang diduga dilakukan Rita. Sonia diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi untuk Rita pada Jumat pekan lalu.

Sonia mengaku pernah bertemu dengan Rita di sebuah acara untuk kalangan sosialita sekitar 5 tahun lalu. Sonia tidak mengingat lokasi pertemuan keduanya.

Sonia pun tak mengetahui pekerjaan dan jabatan Rita. Meski mengenal, Sonia juga mengaku tak memiliki hubungan dekat dengan Rita.Image result for bupati kutai rita

KPK sedang menyidik Rita dalam perkara dugaan suap terkait pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman kepada PT Sawit Golden Prima. Rita diduga menerima suap senilai Rp 6 miliar dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun. Suap diduga diterima sekitar bulan Juli dan Agustus 2010.

Selain itu, Rita juga sedang disidik dalam perkara dugaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan kewajibannya. Dalam kasus tersebut Rita dan Khairudin diduga menerima gratifikasi senilai Rp 6,97 miliar.

Rita mengatakan berkas perkaranya hampir rampung dan akan dilimpahkan pada 1 Februari 2018. “Diserahkan Kamis, tanggal 1 (Februari),” ujarnya.

 

Sumber : Tempo

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami