LiputanNasional

DPR Akan Menerima Perwakilan Demo “299”

BTN iklan

 

Jakarta/Lei- Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan dua pimpinan DPR akan menerima perwakilan demonstran dalam “Aksi 299”, yaitu dirinya dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

“Saya dan Pak Fadli Zon yang akan menerima perwakilan demonstran, kemungkinan ditambah anggota Komisi II DPR karena ada hal yang ingin ditanyakan terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Ormas,” kata Agus di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat.

Agus mengatakan bahwa saat ini Perpu Ormas masih ada di Komisi II DPR untuk dibahas. Namun, belum secara berkelanjutan karena baru dimasukkan ke Komisi II.

Menurut dia, berdasarkan informasi yang diterimanya, baru tanggal 4 Oktober dibicarakan dengan pemerintah, selanjutnya dibahas terus-menerus hingga akhir masa sidang.

“Karena batasan perpu harus diberikan jawaban di akhir masa sidang,” ujarnya.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan bahwa pimpinan DPR berkewajiban menerima aspirasi para demonstran, kemudian pihaknya akan menanyakan secara perinci aspirasi tersebut.

Ia juga mengimbau agar pelaksanaan Aksi 299 berlangsung damai dan mematuhi peraturan perundang-undangan.

“Terima kasih untuk saudara-saudaraku, unjuk rasa itu dilandasi undang-undang. Namun, kita harap berjalan dengan tertib, misalnya tidak boleh berbuat keonaran dan kekerasan,” katanya.

Selain itu, Agus juga mengingatkan agar peserta aksi mematuhi pembatasan waktu, yaitu unjuk rasa dibatasi hingga pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, Aksi 299 yang akan digelar pada hari Jumat (29/9) digagas oleh Presidium Alumni 212.

Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Ma’arif menyampaikan bahwa aksi tersebut dalam rangka mendesak DPR menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

“Kami akan dorong anggota DPR untuk menolak perpu tersebut,” ujar Slamet seusai bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Jakarta, Senin (26/9).

Selain itu, menurut dia, aksi tersebut juga meminta DPR menolak dan melawan kebangkitan PKI yang indikasinya makin menguat dalam beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, Polda Metro Jaya sudah menerima surat pemberitahuan tentang pelaksanaan aksi massa tersebut.

Argo Yuwono mengatakan bahwa surat pemberitahuan sudah sampai di Mabes Polri dan tembusan ke Polda Metro Jaya.

“Surat pemberitahuan aksi sudah masuk dikirim oleh Aliansi Presidium Alumni 212. Dalam surat itu, titik kumpul ada di dekat masjid-masjid DPR. Sasarannya aksi di Gedung DPR,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (28/9).

Argo memperkirakan jumlah calon peserta aksi sebanyak 17.000 orang. Mereka tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga di luar Jakarta, seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami