HukumMultifinance

Dr. Laksanto: Jokowi Harus Tegas Tuntaskan Kasus Jiwasraya

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Pengamat politik dari Universitas Sahid, Dr. St. Laksanto Utomo mengatakan bahwa penegakan hukum di masa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf banyak tantangan. Terutama penuntasan kasus mega skandal Jiwasraya.

Dirinya mendesak Presiden Jokowi menuntaskan kasus Jiwasraya agar tidak menjadi beban sejarah. Sebab, selama ini masih banyak pihak yang mencurigai jika pemerintah “cawe-cawe” (ikut terlibat).

“Presiden Jokowi dihadapkan pada kasus hukum yang baru mencuat kasus asuransi Jiwasraya yang merugikan negara triliunan rupiah. Dan ini tentunya nyali Menteri BUMN Erick Tohir harus berani dan komitmen Jokowi dalam kasus Jiwasraya,” ujar Laksanto.

Laksanto menegaskan bahwa Jokowi bisa melalui Jaksa Agung bisa menetapkan orang-orang yang patut diduga terlibat dalam kasus Jiwasraya. Kasus ini diduga melibatkan pengusaha yang memiliki usaha finance dan properti besar dan juga patut apakah ada keterkaitan dengan perusahaan properti. Mereka merupakan konglomerat.

“Sangat menarik ILC beberapa hari lalu, dimana Said Didu memberikan masukan yang sangat telak dan dilakukan penelitian dan penyidikan Kejaksaan Agung bisa dimulai dari Manajer Investasi Asuransi Jiwasraya dengan pihak-pihak mana saja, asuransi Jiwasraya menanamkan investasinya. Semua hubungan telepon WA email bukti e-cloud dan beberapa perusahaan yang dicurigai segera lakukan blokir bank,” harapnya.

Sosok yang juga sebagai peneliti di Lembaga Studi Hukum Indonesia ini merasa aneh dengan peran OJK. Sebagai lembaga yang mempunyai wewenang untuk mengawasi tetapi lalai dalam kasus Jiwasraya.

“OJK tidak boleh menutup mata. Fungsi OJK harus jelas pengawasan dan penindakan,” tegasnya.

Pihak OJK tambah Laksanto, harus bertanggung jawab, ini letak kelemahan OJK. Dana operasionalnya dari para anggota yang dihimpun oleh OJK untuk mengawasi dan membuat regulasi.

“Ini big question jika letaknya disitu maka UU OJK harus sekali lagi dilakukan Judicial Review ke MK, karena gagal dalam mengemban sebagai regulator dan pengawas,” tukasnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

  1. Pendudukan: Harta Tanah / perhotelan
    kedudukan: Pengarah Urusan
    Nama: Najwa Mohammed
    Bandar: Miri
    Pinjaman saya mendapat: Rm 1.5 juta
    kadar faedah: 1%
     E-mel saya: [email protected]

    Halo, saya mengucapkan terima kasih kepada allah almight untuk kebaikan dan keberkasaan yang saya dapatkan dari AASIMAHA ADILA LOAN FIRM tahun ini 2020, saya ingin kita medium ini membiarkan muslim saya di malaysia, Tahun lepas saya telah memohon pinjaman banyak kali dan saya bodoh , Tahun ini ketika saya sedang menonton berita perniagaan saya di Aljazeera, saya melihat nama AASIMAHA ADILA AHMED LOAN FIRM pada wawancara menerangkan pakej mereka dan bagaimana mereka memberi pinjaman dan dana amal kepada mereka yang ingin memulakan perniagaan tahun ini. Oleh itu, saya mendengar dan menghubungi mereka dengan kenalan mereka di televisyen, saya memohon Rm 1.5 juta, pada kadar 1% dan pinjaman saya telah diluluskan dan saya mendapat pinjaman secepat mungkin. Saya mendapat pinjaman saya dan melabur lebih jauh ke hartanah suami saya. suami saya dari indonesia, banjir yang terjejas rumah keluarga kami di jakarta, sejak kami mendapat pinjaman, kami telah memperbaiki banyak hal dan membayar hutang bank juga.Jika anda ingin perusahaan pinjaman yang nyata dan sah, anda bebas memohon sekarang dan dapatkan pinjaman anda .Mengingatkan diri anda untuk menjadi kuat dan tidak pernah berputus asa. Semakin banyak anda jatuh, semakin kuat anda menjadi bangun. Jangan pernah menyerah tidak kira apa. Buat janji kepada impian anda seolah-olah anda berjanji kepada anak anda. Saya berharap anda lebih besar tahun. Mungkin allah memberkati mereka allah

    MOHON SEKARANG
    E-mail****[email protected]
    Whatsapp **** + 447723553516

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami