Internasional

Dua Pria Tua Ini Menikah Demi Hindari Pajak, Serius?

BTN iklan

DUBLIN, (LEI) – Ada sebuah kisah unik, yang mungkin hanya satu-satunya di dunia. Yaitu dua sahabat asal Irlandia yang bernama Michael O’Sullivan dan Matt Murphy. Michael yang tinggal di Stoneybatter di Dublin utara itu telah bersahabat dengan Matt lebih dari 30 tahun.

Baik Michael dan Matt sama-sama telah berusia 80-an tahun. Saat ini Michael menjadi pengurus Matt dan ingin mewariskan seluruh hartanya untuk sahabatnya itu.

Dengan warisan dan hadiah lainnya itu, Matt harus memberikan 33% dari nilai harta yang akan diterimanya kepada pemerintah Irlandia.

Kewajiban itu berdasarkan undang-undang pajak warisan yang disebut Capital Acquisition Tax (Cat) di Irlandia. Pajak itu tidak akan ditarik bila warisan itu diberikan kepada suami/isteri atau pasangan sipilnya.

Akhirnya, Michael dan Matt memutuskan bahwa pernikahan adalah jalan terbaik agar mereka bisa terhindari dari kewajiban membayar pajak warisan. Pasangan sahabat itu pun menceritakan kisah mereka ke situs Liveline RTÉ, pada Jumat (15/12).

Dalam wawancara itu Matt mengatakan bahwa Michael adalah sahabat terbaiknya dan mereka memutuskan untuk menikah. Alasannya, ‘karena Michael adalah bagian dari hidupnya dan bila ia meninggal, rumah dan lainnya tidak akan bermasalah, ia bisa memiliknya’.

“Bila ia mendapat bayaran dengan merawatku di usai tuaku ini. Aku pikir ini adalah sebuah cara yang sangat bagus yang ada di pikiranku, dan sekarang ini menjadi resmi,” kata Matt.

Menurut laporan RTÉ, Michael O’Sullivan adalah seorang duda dan ayah tiga anak yang telah dewasa. Matt dan Michael telah bersahabat selama tiga dekade.

“Aku kenal Matt sudah 29 tahun, sama dengan usia putriku. Ia tinggal di daerah yang sama dimana aku besar, yaitu di Stoneybatter. Ia adalah salah seseorang yang menyenangkan bagi siapapun yang telah mengenalnya di dalam kehidupan mereka,” kata Michael O’Sullivan.

Michael bercerita, Matt berkata pada dirinya bahwa ia akan mewariskan rumah untuknya. Sahabatnya itu pun menjawab bahwa itu ide yang menyenangkan, namun, karena alasan pajak, ia harus memberikan setengahnya kepada pemerintah.

Bila mereka menikah, ia jadi pasangannya dan jika salah satu meninggal, otomatis rumah dan lainnya jatuh kepada pasangan lainnya. “Aku cinta Matt tetapi bukan secara seksual. Aku dalam perawatannya sekarang dan Matt bilang padaku suatu hari bahwa itu bukan ide yang buruk,” kata Michael.

Ia menambahkan bahwa anak-anaknya tidak memasalahkan pernikahan yang akan segera berlangsung itu, karena mereka sudah mengenal Matt bertahun-tahun. Pasangan itu berencana untuk menikah pada 22 Desember, namun ditunda menjadi Januari karena cuaca buruk.

Pernikahan sesama jenis dilegalkan dan menjadi populer di Irlandia sejak 16 November 2016 lalu, lewat pemungutan suara yang digelar pada 22 Mei 2015 lalu.

Pasangan sipil dijamin pada 2010 tetapi tidak mendapat persamaan hak dan tanggung jawab dalam pernikahan. Kasus ini menurut Micahel O’Sullivan sama dengan imigran Amerika yang menikah dengan penduduk tetap untuk mendapatkan Green Card. [Intisari]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami