EntertainmentLifestyle

Emma Watson Pernah Diajak Gabung Klub Perdagangan Seks

BTN iklan

Jakarta (LEI) – Emma Watson ternyata pernah hampir menjadi salah satu ‘korban’ Allison Mack, bekas bintang Smallville yang didakwa atas tuduhan perdagangan seks.

Mack baru saja dibebaskan dengan jaminan US$5 juta (sekitar Rp69,5 miliar) setelah ditangkap pada Jumat (20/4) atas dugaan keterlibatan dalam kasus perdagangan seks.

Sebuah laporan menyebut bahwa Mack ternyata pernah mencoba untuk mengajak Emma Watson dan Kelly Clarkson untuk bergabung dengan klub perdagangan seks yang diikutinya.

Tak berhenti di sana, selang sebulan setelah itu, Mack kembali mengirim cuitan kepada Watson. Ia berkukuh merayu bintang Harry Potter itu untuk bekerja sama dengannya.

Menurut Business Insider, melansir AceShowbiz, Allison beberapa kali mengontak Watson pada Januari 2016 lewat cuitan di Twitter.

“Emma, saya seorang aktris seperti dirimu dan terlibat dalam sebuah gerakan wanita yang luar biasa yang saya pikir akan membuatmu tertarik. Saya ingin sekali berbincang jika kau mau,” cuit Mack kala itu.

“Emma, saya berpartisipasi dalam sebuah gerakan pembangunan manusia dan wanita yang unik, saya ingin bercerita denganmu tentang ini. Sebagai seorang aktris saya bisa sejalan dengan visimu dan apa yang ingin kau lihat di dunia. Saya pikir kita bisa bekerja bersama. Beri tahu saya jika kau ingin berbincang,” cuit Mack.

Pada Maret di tahun yang sama, aktris yang kini berusia 35 tahun itu lagi-lagi berkicau untuk Watson.

“Terima kasih atas promosinya. Sangat ingin berbincang dengan seorang pembuat perubahan!” cuitnya.

Jauh sebelumnya, tepatnya di Juli 2013, Mack pernah menulis cuitan kepada penyanyi Kelly Clarkson yang berisi ajakan serupa.

“Kelly, saya mendengar bahwa Anda adalah seorang penggemar Smallville. Saya juga adalah fan Anda! Saya ingin berbincang kapan-kapan,” tulis Mack.

Masih berhubungan dengan kasus ini, aktris The Sixth Sense Samia Shoaib mengklaim bahwa Mack pernah merayunya untuk bergabung dengan klub perdagangan seksnya.

Bintang kelahiran Pakistan itu mengaku terkejut dengan kabar penangkapan Mack karena rekannya itu tak terlihat membahayakan, meski cukup terkesan putus asa ketika bertemu dengannya kala itu.

Menurut Shoaib, Mack menganjurkannya untuk bergabung ke dalam sebuah grup wanita yang berafiliasi dengan Nxivm bernama JNess. Namun, Shoaib tidak bergabung karena Mack menggambarkan gambaran yang sangat samar tentang grup itu.

“Dia mengatakan, ‘Itu [JNess] adalah sekumpulan wanita. Kita pergi retreat ke [daerah] bagian utara, dan kita berbagi pengalaman dan mendukung satu sama lain.’ Itu saja,” papar Shoaib seraya menirukan ajakan Mack.

Tuduhan Mack terkait dengan dugaan keterlibatannya dengan sebuah organisasi bernama Nxivm (dibaca NEX-ium), grup yang berbasis di Albany, New York, AS yang mengklaim sebagai program pemberdayaan wanita. Namun, nyatanya, grup ini adalah sebuah skema piramida dengan anggota yang dieksploitasi secara seksual dan kerja paksa, menurut para jaksa penuntut dalam pengajuan pengadilan.

Tuduhan itu muncul setelah tercium aktivitas kelompok Dominus Obsequious Sororium (DOS), grup rahasia Nxivm, di mana para anggota wanita merekrut wanita lain dengan alasan palsu untuk melakukan tindakan seksual.

Wanita yang berhasil merekrut anggota baru akan dipanggil “master” dalam grup itu, sedangkan anggota lainnya adalah “budak.”

Mack disebut telah berupaya meyakinkan sejumlah wanita untuk bergabung dengan Nxivm dari Februari 2016 hingga Juni 2017.

Meski demikian, ia mengaku tak bersalah.

Mack secara profesional dikenal atas perannya sebagai orang kepercayaan Clark Kent, Chloe Sullivan, dalam serial Smallville yang tayang selama 10 musim di CW. [cnn indonesia]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close