Entertainment

Fenomena Bunuh Diri Pada Kalangan Selebriti Papan Atas

BTN iklan

LOS ANGELES, (LEI) – Akhir pekan ini dunia dikejutkan dengan meninggalnya Chester Bennington akibat gantung diri di rumahnya. Meski belum ada hasil penyelidikan pasti, tapi banyak pihak meyakini jika vokalis Linkin Park itu bunuh diri karena depresi.

Chester bukanlah selebriti Hollywood pertama yang ditemukan mati bunuh diri karena depresi. Jauh sebelumnya, nama-nama tenar Hollywood juga memutuskan mengakhiri hidupnya sendiri karena sudah tak tahan dengan depresi yang mereka idap. Mulai dari aktor, aktris, hingga musisi.

Salah satu yang memutuskan bunuh diri akibat depresi adalah Robin Williams. Aktor sekaligus komedian ini ditemukan tak bernyawa pada 11 Agustus 2014 di kediamannya di kawasan Tiburon, Paradise Cay, California. Ia mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Menurut sang istri, Williams memang mengalami depresi berat selama beberapa tahun terakhir.

robin williams wafat

Berdasar penyelidikan forensik, Williams dinyatakan menderita penyakit dementia yang kerap kali membuatnya berhalusinasi. Penyakit bernama Lewy body dementia itu menyebabkan degeneratif sel saraf otak yang disebabkan tersumbatnya saraf oleh protein tubuh. Hal ini membuat saraf tak berfungsi maksimal dan menyebabkan halusinasi.

Sementara, di masa lalu terdapat nama tenar lainnya yakni musisi Kurt Cobain yang membuat dunia terhenyak, bukan hanya lewat musik-musiknya, tapi juga dengan kematiannya pada 5 April 1994. Tragis, musisi legendaris ini mengakhiri hidup dengan cara menembak sendiri kepalanya.

“Kurt Cobain ditemukan dengan bekas tembakan di tubuhnya, terlhat luka di kepalanya dan ada pesan kematian didekatnya,” ungkap pernyataan Departemen Kepolisian Seattle yang menangani kasus kematian personel Nirvana tersebut.

kurt cobain meninggal

Sebelum kematiannya, Cobain diketahui kecanduan obat-obatan terlarang dan sempat menjalani rehabilitasi. Meski sudah dinyatakan bunuh diri, tapi penyelidik swasta bernama Tom Grant mengklaim jika Cobain sejatinya meninggal karena dibunuh, bukan bunuh diri.

Sementara Tommy Page, Solois tampan ini membuat dunia menangis ketika ia memilih mengakhiri hidupnya pada 3 Maret 2017 dengan cara gantung diri. Penyanyi yang terkenal dengan hits I’ll be Your Everything itu diyakini gantung diri karena tak kuat lagi dengan depresinya. Tommy meninggalkan seorang suami dan tiga orang anak mereka.

“Kami semua berduka atas kepergian teman dan kolega kami, Tommy Page. Dia adalah jiwa yang penuh magnet dan penghibur sejati. Doa kami bersama keluarga,” tulis Billboard kala itu.

Chester Bennington Akhiri Hidup di Ulang Tahun Chris Cornell

Chris Cornell mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Member Audioslave ini ditemukan gantung diri pada 17 Mei 2017. Kematian Chris Cornell yang mengakhiri sendiri hidupnya ini terasa ironis karena dia sempat mengecam keputusan Kurt Cobain yang menembak sendiri kepalanya saat bunuh diri.

Ironisnya, Cornell mengakhiri hidupnya sesaat setelah ia manggung dengan bandnya, Soundgarden di Fox Theater, Detroit, Michigan, Amerka. Ia ditemukan sudah tak bernyawa di kamar hotel tempatnya menginap. Keluarga mengatakan jika beberapa waktu ini Cornell sering mengonsumsi Ativan sesuai resep untuk penyakit anxiety yang dideritanya.

chris cornell meninggal bunuh diri

Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan pihak Kepolisian, jika dikonsumsi secara berlebih, Ativan tersebut memang dapat menyebabkan paranoid dan pikiran untuk bunuh diri

Paling baru tentu saja, kematian Chester Bennington. Bapak enam anak ini ditemukan gantung diri di rumahnya pada Kamis 20 Juli 2017. Chester diyakini bunuh diri karena depresi yang diidapnya selama bertahun-tahun ini.

Entah kebetulan atau tidak, tapi Chester bunuh diri dengan cara yang sama seperti sahabatnya, Chris Cornell dan melakukannya di hari ulang tahun personel Soundgarden itu. Tak hanya itu, ia juga mengakhiri hidupnya setelah Linkin Park merilis video klip terbaru mereka, Talking to Myself yang liriknya ditulis sendiri oleh Chester.

Rest In Peace. (okezone.com)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami