Internasional

Festival Yahudi di London ‘Diteror’ Ledakan, 30 Orang Luka

BTN iklan

London (LEI) – Sebuah ledakan hebat mengguncang festival Yahudi di Stamford Hill, London bagian utara, Inggris. Sedikitnya 30 orang mengalami luka-luka akibat ledakan yang diduga dipicu telepon genggam yang dilempar ke api unggun ini.

Seperti dilansir media lokal Inggris, Express.co.uk, Kamis (3/5/2018), ledakan ini terjadi saat festival Yahudi bernama Lag BaOmer yang merupakan acara tahunan digelar di Stamford Hill pada Rabu (2/5) malam waktu setempat. Lag BaOmer merupakan festival yang melibatkan api unggun.

Lag BaOmer merupakan festival penting Yahudi yang memperingati kematian Rabbi Shimon Bar Yochai, yang hidup pada abad ke-2. Rabbi Shimon merupakan rabbi pertama yang mengajarkan dimensi mistik Torah, atau yang disebut sebagai Kabbalah. Dia juga penulis teks klasik Kabbalah yang disebut Zohar. Rabbi Shimon menginstruksikan para muridnya untuk memperingati kematiannya sebagai ‘hari kebahagiaan saya’.

Peringatan Lag BaOmer biasa dilakukan dengan menyalakan api unggun raksasa sama seperti yang dilakukan di Stamford Hill.

Dilaporkan media lokal lainnya seperti Daily Star dan The Sun, bahwa rekaman video amatir menunjukkan momen saat api unggun dinyalakan dan kerumunan umat Yahudi bernyanyi dengan jarak beberapa meter dari api unggun. Tiba-tiba sebuah ledakan besar terjadi dan bola api muncul di tengah kerumunan. Orang-orang berlarian panik saat ledakan terjadi.

Sekitar 30 orang dilaporkan mengalami luka-luka saat ledakan terjadi pada api unggun itu. Kebanyakan menjalani perawatan medis di lokasi kejadian, dengan 10 orang di antaranya dilarikan ke rumah sakit. Kondisi para korban luka tidak diketahui pasti.

Layanan ambulans Yahudi, Hatzola dan Layanan Ambulans London telah dikerahkan ke lokasi untuk merawat para korban luka, yang kebanyakan terkena luka bakar di wajah mereka.

Sejumlah saksi mata mengklaim ledakan terjadi saat sejumlah telepon genggam dilempar ke api unggun. Beberapa orang lainnya menyebut sang Rabbe — pemimpin gerakan Yahudi Chassidic — melemparkan telepon genggam ke dalam api sebagai peringatan melawan kejahatan telepon pintar.

Situs berita Yahudi, Yeshiva, menyebut sang Rabbe sebelumnya pernah berceramah soal ‘bahaya’ telepon genggam dan menyatakan akan membakar satu buah dalam festival ini.

Di sisi lain, Yeshiva juga melaporkan bahwa ledakan bukan dipicu telepon genggam. “Tampaknya ledakan disebabkan oleh bahan bakar dan bukan telepon pintar, meskipun jelas ada beberapa telepon pintar yang ditempatkan di dalam timbunan untuk dibakar,” demikian laporan Yeshiva.  (detik)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close