EkonomiFinansialLiputanNasional

Gaji Guru Dinaikkan, Hanya Demi Pemilu?

BTN iklan

Jakarta/LEI- Awal pekan ini, tim pemenangan kubu calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memunculkan gagasan untuk menaikkan gaji guru di Indonesia menjadi Rp20 juta. Gagasan disampaikan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Mardani Ali Sera demi memoles kualitas pendidikan di tanah air.

 Ia menilai gaji merupakan salah satu indikator yang berkolerasi dengan kualitas pendidikan. Bila gaji besar, katanya, bukan tidak mungkin guru terbaik dari seluruh penjuru dunia akan datang ke Indonesia untuk mengajar.
Begitu pula dengan korelasi antara kualitas pendidikan dengan gaji guru sebagai indikator untuk menentukan kualitas guru. “Kalau insentif untuk guru, kecil, tentu akan susah menarik orang yang mempunyai kapasitas bagus untuk mengambil profesi ini. Begitu juga untuk mempertahankan yang sudah berprofesi sebagai guru,” ucapnya kepada CNNIndonesia.com.

Artinya, ia setuju bila perlu ada pembenahan terhadap gaji guru sebagai stimulus untuk mendongrak lahirnya kualitas tenaga pendidik yang lebih mumpuni sehingga nantinya bisa berdampak pada perbaikan kualitas pendidikan Indonesia. Hanya saja menurutnya, ide untuk mengerek gaji guru menjadi Rp20 juta tak benar 100 persen.

Besaran gaji yang keluar tak boleh asal dan dipukul rata. Gaji tetap perlu dihitung dan ditetapkan secara golongan tergantung pada kinerja guru.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close