Liputan

Ganjar Minta Pendidikan Budi Pekerti Dihidupkan Kembali

BTN iklan

Semarang, 2/1 (Antara) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pendidikan budi pekerti dihidupkan kembali di semua tingkatan sekolah sebagai upaya membentuk karakter generasi penerus yang lebih baik.

“Saya minta pendidikan budi pekerti dihidupkan kembali, belajar menghormati guru, menghormati sesama, menghormati tetangga, dan menghormati teman. Ini sepele tapi saya sampaikan karena yang hadir saat ini dari kalangan pengajar,” katanya di Semarang, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Ganjar saat upacara pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji pejabat fungsional serta penyerahan surat keputusan pengangkatan kepala SMAN, SMKN, dan SLBN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng.

Tercatat ada 140 pejabat yang dilantik dengan perincian 106 kepala sekolah, 33 pejabat fungsional, dan satu susulan pejabat struktural.

Ganjar mengakui jika kalangan pendidik saat ini dihadapkan pada tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Khusus kepada para kepala sekolah dan pejabat fungsional yang baru dilantik, Ganjar berpesan agar terus mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

“Saya dan Pak Wagub terus meniupkan semangat kejujuran, transparansi, akuntabilitas, dan belajar menolak gratifikasi. Jika ada pejabat yang dilantik ini bermain duit, silakan lapor langsung ke saya,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga mengingatkan agar para kalangan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemprov Jateng, terutama yang muslim untuk berzakat.

“Dengan zakat, kita bisa membantu sesama, orang yang tidak bisa membayar uang sekolah, orang yang tidak bisa bayar biaya rumah sakit, orang yang ingin berusaha. Yang muslim jangan lupa berzakat, Insya Allah rezekinya bertambah,” katanya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − two =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami