Internasional

Gelombang Pertama Mahasiswa Nuklir DariTurki akan Segera Lulus Dari Rusia

BTN iklan

Moskow,(Lei) – Tiga puluh lima mahasiswa teknik nuklir dari Turki akan lulus dalam tiga bulan ke depan dari Institut Fisika Teknik Moskow (MEPhI) Universitas Riset Nuklir Nasional Rusia, kata pejabat lembaga tersebut pada Jumat.

MEPhI saat ini memiliki 230 mahasiswa dari Turki, 137 di antaranya belajar di Moskow, sementara 93 di Institut Teknik Tenaga Nuklir Obninsk di wilayah Kaluga, kata Deputi Kepala Mahasiswa Asing MEPhI Olga Petukhova.

Petukhova menjelaskan bahwa kelompok pertama, yang terdiri atas 35 mahasiswa Turki, akan lulus pada 28 Februari dan akan dipekerjakan di pembangkit tenaga nuklir pertama di Turki, PLTN Akkuyu, yang akan dibangun di wilayah selatan Mersin.

Pada Mei 2010, Turki dan Rusia menandatangani kesepakatan pembangunan pembangkit Akkuyu. Kesepakatan tersebut juga menetapkan bahwa Rusia akan mendidik mahasiswa Turki di universitas nuklir terkemuka di Rusia.

Pembangkit tersebut akan memiliki kapasitas 4.800 megawatt dalam empat unit dan masa kerja selama 8.000 jam per tahun. Pada tahap pertama, dua unit dengan kapasitas 2.400 megawatt direncanakan selesai pada 2023.

Petukhova meringkas pendidikan yang diterima siswa internasional di MEPhI. “Mereka pertama kali mempelajari bahasa Rusia secara intensif, lalu fisika, matematika dan teknologi komputer. Studi mereka dari awal hingga kelulusan berlangsung 6,5 tahun,” katanya.

Sebagai bagian dari kesepakatan antara Turki dan Rusia, siswa Turki menerima uang saku sekitar Rp6,75 juta per bulan, mendapat akomodasi selama studi dan magang mereka serta diberi satu tiket perjalanan pulang-pergi ke negaranya sekali setahun.

Dia menjelaskan bahwa para siswa akan kembali ke negara masing-masing setelah lulus.

Universitas yang berusia 75 tahun itu saat ini memiliki 1.300 mahasiswa asing dari 50 negara dari seluruh dunia.

“Sebagian besar siswa kami lebih memilih pendidikan nuklir kami dengan siswa internasional terdiri dari Vietnam, Bangladesh, Mesir dan Turki,” kata Petukhova.

MEPhI adalah satu dari lima universitas teratas di Rusia dengan laboratorium yang sangat bagus dan siswa yang menempuh pendidikan nuklir di sini melanjutkan magang di mana mereka menerapkan teori yang telah mereka pelajari, katanya.

Universitas tersebut merencanakan menyambut 600 mahasiswa asing pada tahun depan dari berbagai negara, demikian Petukhova. (Antara/AA – OANA)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami