Politik

Gonjang-Ganjing Hanura Usai Dipuji Jokowi Sebagai Partai Paling Adem

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Baru sebulan lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) saat menghadiri ulang tahun partai tersebut di Marina Convention Center, Semarang. Jokowi mengatakan Hanura sebagai partai yang paling adem.

“Partai Hanura ini adalah partai yang paling adem, partai yang paling rukun tidak pernah berantem, paling solid. Memang namanya saja kan bagus, Hati Nurani Rakyat,” kata Jokowi dalam sambutannya pada ulang tahun ke-11 Partai Hanura, Sabtu, 23 Desember 2017.

Kini Hanura mengalami konflik internal, yang dinilai menunjukkan betapa rapuhnya partai itu dan kondisi itu dikhawatirkan membawa efek yang tidak baik pada masyarakat. Terutama di tengah harapan mayoritas rakyat yang menginginkan demokrasi Indonesia tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik.

“Saya kira efeknya tak hanya bagi internal Hanura, tapi juga masyarakat. Karena konflik ini mnunjukkan kerapuhan internal partai tersebut,” ujar pengamat politik Kaka Suminta.

Karena itu, Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) ini menyarankan Partai Hanura segera berbenah. Belajar mengelola konflik dengan baik, hingga menjadi kekuatan yang luar biasa.

Jika tidak, Hanura hanya diingat sebagai partai yang pernah ada dan hancur hanya karena konflik internal. Bukan karena komitmen partai untuk membangun demokrasi dengan baik.

“Konflik internal mengancam Hanura sebagai calon peserta pemilu. Apalagi ada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan seluruh partai politik, termasuk 12 parpol peserta pemilu 2014, diverifikasi ulang. Konflik hanya akan membuat pengurus tidak solid saat verifikasi dilakukan,” ucapnya.

Kaka optimistis, seharusnya jika seluruh elemen di Hanura mau menurunkan ego masing-masing dan bersedia untuk duduk bersama, konflik dapat diselesaikan hanya dalam beberapa hari.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami