BTN iklan
Liputan

Gubernur: Anak Penerima PKH Harus Dapat KIP

PADANG, 9/3 (LEI) – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengingatkan anak dari penerima program Program Keluarga Harapan (PKH) harus mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Data PKH dengan KIP ini harus sinkron. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait cek ulang ini. Anak penerima PKH harus dapat KIP,” kata dia di Padang, Jumat.

Ia menambahkan itu terkait upaya meningkatkan kesejahteraan dan SDM masyarakat melalui program bantuan pemerintah.

Data PKH berada di Dinas Sosial sementara data KIP di Dinas Pendidikan Sumbar. Dua OPD itu diminta bersinergi untuk mensinkronkan datanya.

Tidak boleh ada ego sektoral untuk mensukseskan program pemerintah yang berefek langsung pada masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Sumbar, Abdul Ghafar membenarkan tidak sinkronnya data tersebut. Berdasarkan laporan dari lapangan cukup banyak anak penerima PKH yang tidak mendapatkan KIP, jumlahnya sekitar 30 persen.

Data penerima bansos PKH di Sumbar pada 2018 mencapai 195.623 KPM dengan bantuan senilai Rp369.727.470.000.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Burhasman mengatakan pihaknya juga akan melakukan pendataan terhadap anak keluarga kurang mampu yang belum mendapat KIP.

“Kita akan minta kepala sekolah melakukan pendataan,”ujarnya.

KIP merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu anak keluarga kurang mampu usia 6-21 tahun agar tetap mendapatkan pendidikan yang baik. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close