Liputan

Gubernur Sulteng Dukung Pembangunan Lapas Khusus Narkoba

BTN iklan

Palu, 2/3 (Antara) – Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyatakan dukungannya untuk pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) khusus narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) serta panti rehabilatasi pengguna narkoba di wilayahnya.

“Dukungan ini akan disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” kata Gubernur Longki, saat memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng di ruang kerja gubernur, di Palu, Kamis.

Gubernur menyatakan dirinya sangat sedih melihat marak peredaran dan penggunaan narkoba saat ini sampai pada tingkatan remaja yakni pelajar dan mahasiswa.

Dia menyatakan, penegasan Presiden Joko Widodo sudah sangat jelas bahwa Indonesia saat ini sudah darurat narkoba, sehingga perlu disepakati upaya penanggulangannya.

Gubernur juga memberikan apresiasi bagi institusi penegakan hukum yakni Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang telah berhasil menangkap bandar narkoba di wilayah Sulteng, dan mengharapkan agar pengawasan terus ditingkatkan, serta menegaskan komitmen untuk memberantas peredaran narkoba di Sulteng.

Kepala BNN Provinsi Sulteng Brigjen Andjar Dewanto menyampaikan bahwa saat ini peredaran narkoba sudah sangat masif, sehingga benar yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa Indonesia sudah darurat narkoba.

“Bahaya narkoba sudah merambah kepada pelajar dan mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa,” ujar Andjar.

Menurut Andjar, perlu komitmen bersama seluruh elemen masyarakat, untuk bahu-membahu dalam memberantas narkotika serta peran serta dalam menyosialisasikan kepada masyarakat, agar membentengi keluarga dari bahaya narkoba.

“Perlu pula diusulkan untuk membangun lapas khusus narkoba dan panti rehabilitasi di Sulawesi Tengah,” kata Andjar lagi.

Dalam rapat tersebut, sejumlah topik dan isu-isu strategis yang menjadi pembahasan serta langkah-langkah bersama yang akan dilaksanakan sesuai dengan fungsi masing-masing.

Beberapa waktu lalu, seorang siswa kelas 1 salah satu SMA di Poso dengan inisial AL, berurusan dengan Satuan Narkoba Polres Poso karena membawa narkoba jenis sabu-sabu.

Kasat Narkoba Polres Poso AKP Abdulah Hasanudin mengatakan AL (15) ditangkap pada 16 Februari 2018, di Jalan Siuri, Desa Toinasa, Kecamatan Pamona Barat saat personel polsek melakukan razia dan menghadang AL yang tengah mengendarai sepeda motor.

Budisantoso Budiman

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami