InternasionalTekno

Hancurkan Kutukan, OG Juarai The International 2018!

BTN iklan

(LEI)-Unik adalah kata yang tepat untuk menjelaskan The International – turnamen tahunan DOTA 2. Pertama, ia selalu hadir dengan total hadiah fantastis yang mengalahkan tahun sebelumnya, tren yang masih bertahan hingga saat ini. Kedua? Hadiah tersebut dikumpulkan tidak dari dompet Valve saja, tetapi dari uang komunitas dan fans lewat sistem pembelian Battle Pass.

Ketiga? Turnamen yang satu ini punya kutukan-kutukan “mistis” yang sulit untuk dijelaskan. Selama eksistensinya, belum ada satupun tim yang berhasil memenangkan The International dua kali, tidak ada satupun pemain yang pernah memenangkannya dua kali, dan selalu ada proses juara bergilir dari tim ASIA dan tim Barat untuk The International. Mengacu pada kutukan ini, tahun 2018 harusnya menjadi tahun kemenangan Tim China.

Dengan semua kutukan ini, OG memang menjadi “underdog”, apalagi setelah beragam drama yang terjadi dan performa selama turnamen sepanjang tahun yang tidak bisa dibilang, mengagumkan. Namun bergerak dari Upper Bracket tanpa banyak melewati tantangan, mereka tampil memukau di The International 2018. Semuanya berakhir dengan pertarungan melawan PSG.LGD yang bermain rapi sepanjang turnamen dengan salah satu pertarungan Grand Finals terbaik yang pernah kami lihat. Hype tinggi dan skill luar biasa diperlihatkan, terutama oleh OG.Ana yang tampil begitu fantastis dengan hero yang ia gunakan di dua pertempuran terakhir. OG berakhir menundukkan PSG.LGD dengan angka 3-2, dan menjadi juara The International 2018.

Mengalahkan PSG.LGD 3-2 dengan pertempuran yang seru dan menegangkan, OG juarai The International 2018.

Kemenangan OG ini tentu saja membuat setidaknya satu dari kutukan ternama The International 2018 berujung hancur. OG berhasil menjadi tim barat yang menang ketika “kutukan giliran” seharusnya membuat tim ASIA atau asal China menjadi juara untuk tahun ini. Namun demikian, masih ada dua kutukan yang belum runtuh: bahwa belum ada satupun tim yang memenangkan The International dua kali, dan belum ada satupun pemain yang memenangkan The International dua kali.

Dengan demikian, OG berhak membawa hadiah utama – USD 11.209.141 atau senilai dengan 161 Miliar Rupiah. Sementara posisi kedua adalah PSG.LGD dengan total hadiah – USD 4.076.051 atau sekitar 59 Miliar Rupiah, posisi ketiga milik Evil Geniuses (EG) dengan USD 2.674.909 atau 39 miliar Rupiah, dan Team Liquid berada di posisi keempat dengan total hadiah USD 1.783.272 atau sekitar 26 Miliar Rupiah.

Valve juga mengumumkan bahwa untuk penyelenggaraan The International 2019 mereka akhirnya akan keluar dari wilayah Amerika Utara. Turnamen tersebut akan diselenggarakan di Shanghai, dengan kepastian dukungan langsung dari pemerintahan setempat.

(jagatreview)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − seven =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami