Hukum

Handang Klaim Fahri, Fadli, dan Syahrini Model untuk Tax Amnesty

BTN iklan

Jakarta, LEI – Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Handang Soekarno, mengklaim bahwa Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Fadli Zon serta artis Fatimah Syahrini Jaelani merupakan contoh atau model untuk pengampunan pajak (tax amnesty).

“Beliau itu (Fahri Hamzah dan Fadli Zon) salah satu contoh panutan saat kita melakukan program pengampunan pajak untuk politisi di DPR. Nah, termasuk di dalamnya itu ya beliau artis itu, Syahrini,” kata Handang di KPK, Jakarta, Selasa (21/3).

Handang yang merupakan tersangka kasus suap pengurusan pajak PT EKP Ekspor Indonesia ini mengklaim demikian, karena pajak Fahri dan Fadli tidak bermasalah sehingga memutuskan mereka sebagai contoh dalam tax amnesty untuk legislator.

“Oh enggak, enggak ada. Itu untuk imbauan mengikuti program pengampunan pajak saja. Harus diwakili kalangan politisi di Senayan, kan belum ada dulu. Jadi yang dipilih beliau itu untuk ikut program pengampunan pajak,” ujarnya.

Masih versi Handang, begitupun untuk Syahrini. “Sama. Untuk kalangan artis, kan yang menonjol dulu Syahrini. Jadi kita¬† sengaja beliau itu diedukasi untuk ikut yang pertama, untuk jadi contoh bagi artis-artis yang lain,” katanya.

Sedangkan soal adanya berkas atau dokumen-dokumen terkait pajak Fahri, Fadli, dan Syahrini yang berada di rumahnya, , Handang menyebut itu terkait tugasnya sebagai tim monitoring evaluasi tax amnesty.

“Jadi gini, kebetulan saat saya ditangkap, itukan saya pulang kerja. Jadi berkas itu kan ada di tas saya, tas kerja. Jadi itu kerjaan sehari-hari,” katanya.

Handang bersikukuh bahwa berkas ketiga wajib pajak itu bukan dalam rangka pengumpulan bukti permulaan (bukper) terkait indikasi tindak pidana perpajakan yang dilakukan ketiganya.

“Enggak, bukan. Saya waktu itukan ikut program di tim monitoring evaluasi. Jadi kebetulan di tas saja. Jadi di luar saya di Subdit Bukti Permulaan, saya ikut di tim monitoring evaluasi tax amnesty. Jadi dalam rangka tax amnesty, bukan dalam rangka bukper,” ujarnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close