Finansial

HARGA EMAS  Naik 8,90 Poin Ke Level US$1.262,70

BTN iklan

JAKARTA/Lei-Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange kembali berakhir turun pada Rabu (Kamis pagi WIB). Penurunan terjadi karena adanya penguatan dolar AS dan investor menunggu rilis risalah pertemuan Federal Reserve AS setelah penutupan pasar.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 1,9 poin atau 0,15%, menjadi menetap di US$1.252,30 per tray ounce. Para investor bersemangat menunggu risalah pertemuan dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) sebelumnya yang akan dirilis setelah penutupan pasar. Analis mencatat bahwa investor percaya bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,50 ke 0,75 selama pertemuan FOMC Desember. Indeks dolar AS naik 0,24% menjadi 97,94 pada pukul 19.00 GMT.

Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor.

Departemen Tenaga Kerja AS merilis Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja pada Rabu, mencegah logam mulia dari penurunan lebih lanjut, karena data AS lebih buruk daripada perkiraan mendorong investor ke aset “safe haven” emas. Laporan menunjukkan lowongan kerja menurun sebesar 7,3 persen selama Agustus ke tingkat 5,443 juta.

Para analis mencatat data perekrutan pegawai yang lebih lemah mendgemuorong survei lowongan kerja turun. Perak untuk pengiriman Desember turun 0,4 sen, atau 0,02 persen, menjadi ditutup pada 17,505 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2017 turun 7,9 dolar AS, atau 0,83 persen, menjadi ditutup pada 941,9 dolar AS per ounce.(bisnis.c0m)

Perlihatkan Lebih

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami