EkonomiLiputanNasional

Harga Jahe Naik 66 Persen di Lhoksemawe

BTN iklan

LHOKSEUMAWE, ACEH, 18/4 (LEI) – Harga jahe lokal di tingkat pedagang di Kota Lhokseumawe, dalam sepekan terakhir ini Rp20 ribu atau meningkat 66 persen dibandingkan sebelumnya yang hanya Rp12 ribu/Kg.

Salah seorang pedagang, Furqan di Pasar Inpres Lhokseumawe, Selasa mengatakan, naiknya harga jahe, karena berkurangnya pasokan jahe dari petani lokal.

“Sudah sebulan ini, pasokan jahe berkurang, akibatnya harga jahe meningkat. Sebelumnya, kami menjualnya dengan harga Rp12.000 sekarang harus kita jual dengan harga Rp20.00/Kg,” ujara pedagang itu.

Dikatakan, sebelumnya harga jahe bertahan stabil dipasaran dengan waktu yang lama Rp8.000/Kg. Bahkan, sempat anjlok sampai Rp4.000/Kg, karena banyaknya pasokan.

Akan tetapi dalam kurun waktu sebulan ini, sebagaimana disebutkan oleh pedagang itu, pasokannya semakin berkurang dan pedagang harus menyesuaikan harga jualnya lagi kepada pembeli dipasar.

Sementara itu, jahe lokal yang dipasarkan di sejumlah pasar dalam wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, umumnya dipasok dari Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. Serta sejumlah daerah lainnya di Aceh Utara.

Sedangkan jahe yang dijual oleh pedagang di sejumlah pasar tradisional dalam wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, adalah jenis jahe lokal yang ukurannya lebih kecil dan rasanya lebih pedas.

Untuk kebutuhan jahe di pasar lokal Lhokseumawe, selain digunakan sebagai bumbu dapur juga digunakan sebagai bahan baku minuman penghangat tubuh serta obat-obatan.  [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami