Liputan

Hari Ini Banyak Sampah Menumpuk di Depok, Ternyata…

BTN iklan

DEPOK, (LEI) – Hari ini, banyak sampah di jalan-jalan Kota Depok menumpuk. Usut punya usut, ternyata penyebabnya akibat ratusan sopir truk pengangkut sampah mogok beroperasi. Mereka mogok lantaran menuntut kenaikan gaji.

Kepala UPT TPA Cipayung Iyay Gumilar, membenarkan adanya ratusan sopir truk pengangkut sampah yang mogok beroperasi hari ini. Ia mengaku sempat kaget ketika melihat banyak truk pengangkut sampah yang masih berada di UPT pada Senin pagi (14/8/2017).

“Biasanya mereka pagi-pagi sudah berangkat, tapi ini kok enggak berangkat. Ternyata mereka mogok, enggak mau ngangkut sampah,” ujar Iyay.

Iyay menuturkan, biasanya dalam sehari terdapat sekitar 110-120 truk pengangkut sampah yang beroperasi di wilayah Depok. Sedangkan sampah yang masuk ke TPA Cipayung diperkirakan mencapai 700-750 ton.

“Mogoknya truk pengangkut sampah berarti ada ratusan ton sampah juga yang tidak terangkut. Hari Selasa (15/8), sampah-sampah baru diangkut kembali. Kalau sekarang terjadi penumpukan,” ucapnya.

Diakui Iyay, daya tampung TPA Cipayung sudah over load. Tercatat ada 2 juta kubik sampah yang ada di TPA dengan tinggi sampah sekitar 25 meter. Sampah yang masuk ke TPA Cipayung umumnya sampah campur karena belum banyak warga yang memilah sampah. Satu-satunya alternatif untuk mengurangi volume sampah adalah TPA Nambo. ‚ÄúTapi itu kan belum pasti, saya harap tahun 2018 bisa digunakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidul dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mulai bulan depan akan mulai memberlakukan sistem transfer untuk gaji supir truk pengangkut sampah. Selama ini gaji mereka dilakukan dengan sistem manual.

“Ini juga sebagai langkah agar tidak ada dugaan penyelahgunaan. Sopir mengatakan uang lembur belum dibayar padahal sudah berbarengan dengan gaji mereka. Selama ini manual dan tidak ada penjelasan ketiak sopir menerima gaji. Seharusnya di lapangan ada agar mereka mengerti,” kata Kabid Kebersihan DLHK Kota Depok, Kusumo. [sindonews]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami