LiputanNasional

Hasil dari Respon Cepat Penanganan Tahanan Kabur

BTN iklan

PEKANBARU, (LEI/Antara) – Respons cepat penanganan kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, yang dilakukan negara hingga berhasil menangkap kembali 170 dari 250 narapidana (napi) dan tahanan yang kabur menjadi jaminan kemanan bagi warga dan pendatang.

“Tentu ini positif bagi dunia pariwisata, aspek keamanan dan kenyamanan sangat penting dan paling besar sehingga turis-turis lokal dan mancanegara merasa nyaman saat berada di Riau,” kata Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman dihubungi pers di Pekanbaru, Sabtu siang.

Fahmizal menjelaskan, bahwa peristiwa kaburnya lebih dari 250 napi dan tahanan dari Rutan Sialang Bungkuk telah menjadi perhatian nasional dan dunia, namun bersyukur hal itu tidak memberi dampak buruk bagi dunia pariwisata di Riau.

“Begitu mendapatkan informasi ini, saya sudah cek ke bandara, masih stabil tingkat kunjungan,” katanya lagi.

Ia katakan, dari informasi yang diterima lewat pemberitaan berbagai media, diketahui sudah sekitar 170 napi dan tahanan berhasil diamankan.

Menurut dia hal itu menjadi positif, bahwa negara membuktikan renpons cepat dalam setiap persoalan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Tentunya, lanjut dia, hal itu telah meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat kepada negara dalam menangani atau mengatasi masalah ini.

Kata dia, meningkatkan kepercayaan merupakan hal sangat penting. Dan lewat penanganan peristiwa ini, kepercayaan masyarakat itu muncul, bahwa ternyata respons yang diberikan pemerintah terkait peristiwa kaburnya ratusan napi dan tahanan begitu cepat,” katanya.

“Ini merupakan good news bagi negara dan stakeholder (pemangku kepentingan) yang berhasil menangani masalah ini,” katanya.

Sekali lagi dia jelaskan, bahwa memang di sektor pariwisata, aspek keamanan dan kenyamanan sangat penting dan paling besar sehingga turis-turis mancanegara merasa nyaman saat berada di Riau.

“Makanya begitu mendapat informasi ini, saya coba cek semua yang berkaitan dengan sektor pariwisata, termasuk tingkat kunjungan di Bandara SSK II.

“Saya kontak semua teman-teman di bandara, kemudian teman-teman di pelabuhan seperti di Dumai. Dan alhamdulillah, semuanya masih berjalan normal, tidak berpengaruh secara signifikan dan mudah-mudahan tidak memberikan dampak buruk,” Fahmizal menambahkan.

Yang jelas, lanjut dia, peranan media tentang berbagai upaya penangkapan para napi dan tahanan yang kabur kemarin justru memberikan dampak positif, karena kepolisian dan TNI mampu dengan cepat menangkap kembali para napi dan tahanan.

“Tentu ini juga membantu sektor parwisata dalam hal kepercayaan dan jaminan keamanan, sehingga tingkat kunjungan wisata Riau dari lokal maupun asing tetap normal,” demikian Fahmizal.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 2 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami