EkonomiHEADLINES

Hati-hati Dengan Maraknya Pinjaman Online

BTN iklan

Jakarta/Lei – Masyarakat diminta hati-hati dalam memahami syarat dan ketentuan pada saat mengajukan pinjaman online.Image result for fintech

Kepala Polres Jakarta Utara Budhi Herdi mengungkapkan tingkat kesadaran masyarakat dalam membaca syarat dan ketentuan saat meminjam online masih minim.

Nasabah seringkali tanpa sadar menerima persyaratan yang diajukan oleh platform pinjaman online begitu saja. Padahal, salah satu isinya yaitu dengan mengakses data nasabah.

“Dalam kerja sama tersebut, nasabah setuju untuk datanya disedot. Ini untuk mengelabui jeratan hukum,” ujarnya, Jumat (27/12/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara berhasil menggerebek kantor PT Vega Data Indonesia dan PT Barracuda Fintech Indonesia pada Jumat (20/12/2019) lalu di kawasan Mal Pluit Village Penjaringan, Jakarta Utara.

Persyaratan yang dikenakan oleh Barracuda sangat mudah dan memang hampir mirip dengan fintech legal lainnya, seperti KTP, KK, dan foto selfie.

Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkapkan, fintech legal pada dasarnya juga melakukan proses penerimaan atau penolakan aplikasi pinjaman dengan cepat.

Namun, letak perbedaan utama antara fintech legal dan dan ilegal terdapat pada akses data nasabah.

“Fintech legal hanya boleh mengakses camera, mic, dan location. Itu prosesnya lebih sulit. Kalau fintech ilegal bisa mengakses semua data, phonebook storage, dan lainnya. Itu juga dilakukan untuk menagih. Kalau fintech legal menagih di luar konsumen atau emergency kontak tidak boleh,” tuturnya.

Selain itu, fintech legal tidak boleh melakukan penagihan lebih dari 90 hari setelah jatuh tempo. Maksimum nilai yang boleh ditagihkan adalah 100% dari total pokok pinjaman.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

  1. Nama:Teddy Liza
    status perkawinan: janda
    jumlah pinjaman:3.6 miliar rupiah
    tempat tinggal saya:. Palangkaraya
    email ku:::[email protected]
    kesaksian yang memotivasi saya whatsapp :;l+ 6281617538564
    tujuan pinjaman saya :Investasi / hutang

    Halo semuanya, sekarang dari (bahasa Indonesia [baˈha.sa in.doˈne.sja])/Malay, . Saya seorang janda dengan dua anak dan sejak Februari 2019 karena kebakaran dalam bisnis yang membanjiri bisnis saya dan saya mencoba mencari pinjaman dari bank saya, bank mengatakan dengan saya memiliki kredit buruk sehingga saya mencobanya dengan pemberi pinjaman lain di mana saya bodoh. Tetapi seperti yang Tuhan kehendaki, saya membaca kesaksian AASIMAHA ADILA AHMED LOAN FIRM di majalah bisnis, yang membantu bisnis dan individu dengan pinjaman besar. Saya mengajukan permohonan dan saya telah menerima pinjaman 3,6 miliar rupee dengan tingkat bunga sangat rendah 1% dan rencana pembayaran yang lebih baik. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu Anda bahwa ada banyak scammer di sini. Ambil permintaan peminjam untuk biaya asuransi, Peminjam tidak memiliki sertifikat bisnis, Peminjam palsu tidak peduli dengan gaji bulanan Anda yang membuat Anda memenuhi syarat untuk mendapat pinjaman, peminjam Palsu tidak memiliki alamat kantor fisik. Peminjam palsu meminta biaya pendaftaran dan biaya pajak, peminjam Palsu tidak memiliki situs web. Jika Anda mencari pinjaman, selalu minta pemberi pinjaman untuk situs webnya, karena banyak pemberi pinjaman palsu tidak memiliki alamat dan situs web. Jika Anda menginginkan pinjaman yang sah,Sukses hanya datang bagi mereka yang percaya pada diri mereka sendiri dan siap untuk menang. Saya tidak mengharapkan apa pun selain yang terbaik untuk Anda. Beralih ke tahap baru dalam hidup bisa menjadi proses yang menantang. Semoga Anda beruntung dalam semua upaya masa depan Anda, Anda akan menjadi hebat. ajukan sekarang.

    Aasimaha adila ahmed kontak pusat aplikasi pinjaman
    E-mail**[email protected]
    Whatsapp *********^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^+ 447723553516

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami