Internasional

Hewan Peliharaan Skripal Mati Setelah Polisi Menyegel Rumahnya untuk Penyelidikan

BTN iklan

SALISBURY (LEI) – Misteri seputar kasus peracunan mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal semakin rumit setelah pihak berwenang Inggris mengonfirmasi kematian hewan peliharaan pria itu. Seekor kucing dan dua ekor marmut mati setelah penyelidik menutup akses rumah Skripal untuk investigasi.

Utusan Rusia untuk PBB meminta penjelasan mengenai kematian hewan peliharaan Skripal itu. Skripal dan putrinya Yulia sakit parah setelah diracun dengan Novichok, zat syaraf yang berbahaya pada 4 Maret dan penyelidik menutup rumah pria berusia 66 tahun itu beberapa hari setelahnya.

Marmut peliharaan Skripal ditemukan mati di dalam kediamannya di Salisbury yang telah menjadi pusat aktivitas polisi dalam beberapa pekan terakhir saat para petugas mencari bukti seputar peracunan mantan agen ganda Rusia-Inggris itu.

Kucing Skripal, yang dilaporkan bernama Nash Van Drake, ditemukan dalam keadaan hidup di dalam properti tersebut beberapa pekan setelah tempat itu ditutup. Dia dibawa ke laboratorium senjata kimia Porton Down untuk diuji. Namun, menurut para pejabat Inggris, hewan itu berada dalam kondisi yang sangat menyedihkan sehingga pihak berwenang memutuskan untuk menyuntik mati kucing tersebut.

“Properti di Wiltshire disegel sebagai bagian dari penyelidikan polisi. Ketika seorang dokter hewan dapat mengakses properti tersebut, dua ekor marmut sayangnya telah mati. Seekor kucing juga ditemukan dalam keadaan tertekan dan keputusan diambil oleh seorang ahli bedah hewan untuk menidurkan hewan itu untuk meringankan penderitaannya,” kata juru bicara Departemen Lingkungan, Pangan dan Urusan Pedesaan seperti dilansir RT, Sabtu (7/4/2018).

“Keputusan ini diambil demi kepentingan terbaik hewan dan kesejahteraannya,” tambahnya.

Pernyataan dari Pemerintah Inggris itu disampaikan setelah Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia menanyakan status kedua hewan tersebut dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB yang digelar Kamis.

“Apa yang terjadi pada hewan-hewan ini? Mengapa tidak ada yang menyebut mereka? Kondisi mereka juga merupakan bukti penting,” kata Nebenzia. Menurut Nebenzia, Skripal memelihara dua ekor marmut dan dua ekor kucing. Masih belum ada informasi mengenai keadaan seekor kucing lainnya.

Kedutaan Rusia di Inggris juga mencari jawaban mengenai keadaan hewan-hewan tersebut. Kedutaan mengatakan bahwa mereka mengetahui tentang keberadaan hewan-hewan itu dari keponakan Skripal, Viktoria.

“Untuk lebih memahami apa yang terjadi pada Sergei dan Yulia Skripal, penting untuk mengetahui apakah hewan juga menderita keracunan kimia, ” demikian pernyataan dari kedutaan.

“Oleh karena itu kami secara resmi telah meminta Dinas Luar Negeri untuk memberikan kami informasi terkait, termasuk apakah hewan tersebut menerima perawatan apa pun.”

Terungkapnya fakta bahwa hewan-hewan tersebut telah mati menyebabkan reaksi besar di media sosial . Banyak yang bertanya-tanya mengapa para petugas begitu lama menemukan hewan-hewan tersebut meskipun ada banyak kegiatan polisi di rumah Skripal. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

5 Comments

  1. We’re a group of volunteers and starting a new scheme in our community.
    Your site offered us with valuable information to work on. You’ve done a formidable job and our whole community will be
    thankful to you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close