Hukum

HIPMI Harap RUU Kewirausahaan Disahkan Tahun 2018

BTN iklan

Jayapura, LEI – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Bahlil Lahadalia berharap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kewirausahaan dapat disahkan menjadi Undang-Undang (UU) pada 2018 ini.

“Hipmi menargetkan tahun ini RUU Kewirausahaan disahkan dan kini Jayapura, LEI – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Bahlil Lahadalia berharap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kewirausahaan dapat disahkan menjadi Undang-Undang (UU) pada 2018 ini.masih dalam tahap pembahasan. Kami sudah meminta kepada Presiden agar UU ini mendapat prioritas untuk selesai tahun ini,” ujar Bahlil di Jayapura, Kamis.

Ia mengatakan RUU Kewirausahaan digagas oleh Hipmi pada 2016 sebagai respons atas fakta jumlan wirausaha Indonesia pada 2015 baru 1,6 persen dari jumlah penduduk.

Ditambah dengan data pada tahun yang sama, 85 persen dari seluruh mahasiswa di Indonesia ingin menjadi karyawan, sedangkan yang ingin menjadi pengusaha hanya empat persen.

“Atas dasar itu Hipmi berpikir untuk membuat terobosan dengan mendorong UU Kewirausahaan,” katan mantan Ketua Umum BPD Hipmi Papua 2007-2011 itu.

Menurut dia, dengan RUU tersebut, Hipmi ingin mendorong anak-anak muda menjadi pengusaha pemula, dan dari sisi pemerintah harus bisa memberikan keberpihakan dan perlindungan.

Kemudian ia juga menginginkan agar UU Kewirausahaan bisa mendorong perbankan menurunkan suku bunga bagi pengusaha di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Keberpihakan perbankan terhadap UMKM masih minim karena dari total pengucuran kredit perbankan, untuk UMKM hanya 15 persen,” kata dia.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close