Politik

Hubungan Indonesia – Korea Masuk Babak Baru

BTN iklan

Seoul, Korea, LEI/Antara – Presiden Korea Selatan Park Geun-hye mengatakan hubungan bilateral Indonesia dengan negaranya telah memasuki babak baru yang lebih baik.

“Indonesia merupakan negara perdagangan utama, negara tujuan investasi dan mitra utama Korea Selatan di ASEAN, khususnya. Tahun ini merupakan tahun ke-10 semenjak kedua negara menjalin hubungan kemitraan strategis,” kata Park saat konferensi pers bersama Presiden Joko Widodo di Istana Cheong Wa Dae, Seoul pada Senin.

Presiden Park mengatakan babak baru tersebut ditandai dengan sejumlah kerja sama ekonomi dan upaya saling mendukung di bidang politik luar negeri serta keamanan dunia.

Sejumlah kerja sama ekonomi itu, ujar Park, antara lain keinginan memperluas Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dan memenuhi persyaratan FTA Korea-ASEAN untuk menciptakan lingkungan yang ramah investasi dan bisnis.

“Kedua negara sepakat untuk mengeratkan kerja sama khususnya di bidang industri kreatif,maritim dan lingkungan. Pada hari ini telah ditandatangani berbagai MoU ntuk membuat sinergi dalam kerja sama,” jelas Park.

Senjata nuklir Selain ekonomi, Park juga menghargai langkah Indonesia yang meminta Korea Utara untuk mematuhi Resolusi Dewan Keamanan PBB terkait penggunaan senjata nuklir.

“Sehubungan dengan hal tersebut saya mengapresiasi penyampaian pernyataan resmi pemerintah Indonesia untuk mengutuk perbuatan Korea Utara seperti uji coba nuklir, peluncuran rudal dan uji coba peluncuran rudal dari kapal selam,” jelas Park.

Dia juga mengatakan hubungan politik Indonesia-Korsel semakin membaik yang dicerminkan melalui kerja sama pengembangan pesawat tempur KFX/IFX berdasarkan rasa saling percaya.

“Kedua pemimpin negara sepakat untuk berusaha bersama-sama untuk menanggulangi dan mencegah teror dan juga radikalisme yang bersifat mengancam keamanan sosial masyarakat internasional,” tambah Park menjelaskan kerja sama kedua negara di bidang pengatasan terorisme.

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Park Geun-hye di Istana Cheong Wa Dae atau yang dikenal sebagai “Blue House” untuk membicarakan peningkatan hubungan bilateral.

Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan pada 15-18 Mei 2016. Sejumlah pertemuan bisnis juga telah dilakukan oleh Presiden Jokowi bersama para pengusaha Korsel. Selain itu Presiden akan berkunjung ke Sochi, Rusia untuk menghadiri KTT ASEAN-Rusia pada 19-20 Mei 2016.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami