Hukum

Humpuss Pengolahan Lakukan Negosiasi

BTN iklan

JAKARTA/Lei — PT Humpuss Pengolahan Minyak yang menghadapi permohonan PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengklaim tengah bernegosiasi dengan PT Niman Internusa, pemohon restrukturisasi.

Kuasa hukum PT Humpuss Pengolahan Minyak Yusuf Syamsudin mengatakan kliennya mengakui utang US$2,5 juta kepada pemohon penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Namun, termohon berniat untuk melunasi utang tersebut.

Pihaknya juga tengah bernegosiasi dengan pemohon di luar pengadilan. “Negosiasi antara pemohon dan termohon masih berjalan sampai sekarang. Ini kami tulis di berkas jawaban kami yang kami serahkan ke majelis hakim,” katanya setelah sidang, Kamis (16/2).

Dalam sidang perdana kemarin, selain mengajukan jawaban, termohon juga menyerahkan proposal perdamaian untuk melunasi utang-utangnya kepada para kreditur.

“Kami niat membayar. Kami ingin masalah ini cepat selesai. Makanya kami langsung mengajukan jawaban dan proposal perdamaian pada agenda sidang ini,” jelasnya.

Dalam proposal perdamaian PT Humpuss Pengolahan Minyak, perusahaan memiliki total utang US$135,6 Juta kepada delapan kreditur.

Adapun utang kepada pemohon PKPU masuk dalam kategori utang pihak ketiga, yaitu utang lainnya. Utang ketegori itu akan dibayarkan pada tahun ke-28. Sementara itu, utang kepada PT Humpuss Patragas masuk dalam kategori utang intercompany yang akan dibayar pada tahun ke-30.

Utang yang dibayarkan pada tahun pertama adalah utang pajak dan utang kategori pinjaman investasi. Utang investasi senilai US$50,9 juta ini dibayarkan mulai tahun pertama dengan jangka waktu 12 tahun dan grace period dua tahun.

“Rencana perdamaian ini hanya dapat direalisasikan apabila perseroan mendapatkan dana untuk relokasi kilang minyak dari lapangan Alas Dara/Kemuning ke lapangan Banyu Urip. Dan mendapatkan dana modal kerja untuk awal produksi,” papar proposal tersebut.

Kuasa hukum PT Niman Internusa (pemohon PKPU) Leonard Arpan Aritonang menyatakan masih mempertimbangkan proposal perdamaian tersebut, yang akan disampaikan kepada prinsipal terlebih dahulu. “Nanti biar prinsipal yang memutuskan, setuju atau tidak,” katanya.

PT Humpuss Pengolahan Minyak merupakan salah satu unit usaha Humpuss Group yang dimiliki oleh Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto. Humpuss Group adalah holding perusahaan yang menangani usaha di bidang energi, batu bara, minyak, petrokimia, dan transportasi.

Dalam permohonannya, perusahaan kilang minyak di kawasan Cepu, Jawa Tengah itu dinilai tidak dapat melanjutkan pembayaran utangnya kepada Niman Internusa. Karena itu, pemohon meminta Humpuss merestrukturisasi utangnya melalui pengadilan niaga.

PENGALIHAN UTANG

Tagihan Niman Internusa kepada Humpuss Pengolahan Minyak merupakan utang peralihan dari unit usaha Humpuss Group lainnya yaiu, PT Humpuss Patragas.

PT Humpuss Patragas menyuntikkan dana pinjaman kepada PT Humpuss Pengolahan Minyak US$6,7 juta untuk keperluan biaya operasional termohon PKPU. Hal ini dimuat dalam pengakuan utang antara antara termohon PKPU dengan PT Humpuss Patragas tertanggal 2 Mei 2016.

Untuk memitigasi kerugian atas tidak dilunasinya utang tersebut, Humpuss Patragas mengalihkan piutangnya kepada pemohon PKPU sebesar US$2,5 juta dari US$6,7 juta. Pengalihan ini berdasarkan perjanjian jual beli piutang pada 1 Juni 2016 dan perjanjian pengalihan hak tagih (cessie) pada 20 Juni 2016.

Adapun pengalihan piutang dari PT Humpuss Patragas kepada pemohon PKPU telah diberitahukan kepada termohon berdasarkan Surat Pemberitahuan Pengalihan Piutang No.178/HPG-S/DIR/VI/2016 pada 21 Juni 2016.

Dengan begitu, pemohon berhak menagih kepada termohon agar melakukan pembayaran atas kewajibannya. Pemohon telah melayangkan somasi atau teguran pertama pada 3 Agustus 2016 agar termohon segera melunasi utangnya.

Diabaikannya somasi pertama, membuat pemohon mengirimkan somasi kedua dan terakhir pada 18 Agustus 2016. Namun, hingga permohonan PKPU diajukan, termohon tidak kunjung membayar.

Dalam permohonan ini, Niman Internusa mengajukan Humpuss Patragas sebagai kreditur lainnya. Total piutang yang masih dimiliki Humpuss Patragas kepada termohon sebesar US$4,2 juta.

Leonard meminta majelis hakim mengabulkan permohonan PKPU yang diajukan. Dia memohon majelis mengangkat William Eduard Daniel sebagai pengurus restrukturisasi utang Humpuss Pengolahan Minyak.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami