Internasional

Hutan Amazon Gundul, Pasokan Paruparu Dunia Terancam

BTN iklan

LEI, Jakarta- Badan Antariksa Brasil (INPE) melaporkan deforestasi di hutan hujan Amazon Brasil melonjak ke taraf tertinggi sejak 2008. Melansir dari BBC pada Minggu (6/12/20), area hutan hujan yang dibabat sejak Agustus 2019 hingga Juli 2020 adalah seluas 11.088 km persegi. Luasnya mengalami peningkatan 9,5 persen dalam periode yang sama tahun lalu.

Hutan Amazon adalah penyimpan karbon penting yang menghentikan laju yang global. Para peneliti mengatakan, laju deforestasi hutan hujan Amazon kian cepat sejak Presiden Jair Bolsonaro menjabat pada Januari 2018. Ia disebut mendorong aktivitas pertanian dan pertambangan di hutan hujan terbesar di dunia itu. Padahal, hutan hujan ini adalah rumah bagi sekitar tiga juta flora dan fauna, serta satu juta masyarakat adat.

Gambarkan Kehidupan di Hutan Amazon Data terbaru mencatat peningkatan luas area deforestasi hutan Amazon, dari 7.536 km persegi yang diumumkan oleh INPE pada 2018 – tahun sebelum Bolsonaro menjabat. Data terbaru ini merupakan data awal. Pemerintah Brasil baru akan merilis angka resmi awal tahun depan. Bukan hanya mendorong pembangunan di hutan Amazon, Presiden Bolsonaro juga disebut memotong dana untuk lembaga federal yang telah mendenda serta menangkap petani dan penebang yang melanggar undang-undang lingkungan. Bolsonaro sebelumnya berseteru dengan INPE terkait data deforestasi Amazon. Tahun lalu, dia menuding badan tersebut mencoreng reputasi Brasil.

Dalam sebuah pernyataan, lembaga swadaya masyarakat Pengamatan Iklim mengatakan data deforestasi Hutan Amazon mencerminkan hasil sukses upaya memusnahkan kapasitas negara Brasil, dan badan inspeksinya untuk melakukan pengawasan hutan dan melawan kejahatan di Amazon. Tetapi beberapa pejabat menyatakan bahwa tingkat deforestasi faktanya lebih rendah dari yang tercatat tahun lalu, dan itu merupakan tanda kemajuan. “Meskipun kami tidak di sini untuk membenarkan ini (deforestasi), Data yang ada menunjukkan bahwa upaya yang kami lakukan mulai membuahkan hasil,” kata Wakil Presiden Hamilton Mourao kepada wartawan. Skala kerusakan hutan hujan Amazon sangat sulit untuk dikalkulasi.

Hutan Amazon Terancam Jadi Sabana Kering karena Krisis Iklim “Tahun lalu saya menyaksikan keheningan pasca deforestasi setelah pohon-pohon besar dibuldoser dan kemudian dibakar,” ujar Mourao. Ini dilakukan untuk membuka lahan untuk penggembalaan ternak dan budidaya kedelai – penyumbang ekonomi besar bagi Brasil. Pada saat itu dikatakan bahwa area hutan seukuran lapangan sepak bola dibuka setiap menit. Tapi tak lama kemudian perhitungan itu terlampaui. Kebakaran yang terjadi tahun ini merupakan yang terbesar selama satu dekade. Tidak satu pun dari kondisi saat ini yang mengejutkan mengingat Jair Bolsonaro terpilih dengan janji pembangunan. Karena ingin melakukan pertambangan serta pertanian, dia menggambarkan Amazon sebagai “tabel periodik” dari mineral berharga. Dia mengabaikan apa yang dilihatnya sebagai campur tangan dari luar. Tetapi para ilmuwan iklim mengatakan bahwa miliaran pohon adalah penyimpan karbon yang sangat besar dan, tanpa mereka, kenaikan suhu global akan semakin cepat.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami