Liputan

Illiza Minta Pelaku Prostitusi Bertaubat

BTN iklan

BANDA ACEH, 30/3 (LEI) – Mantan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengaku prihatin serta menyayangkan atas terjadinya praktik prostitusi online di negeri yang memberlakukan hukum syariat Islam dan meminta para pelaku segera bertaubat sebelum terlambat.

“Kita semua prihatin dan malu terhadap kejadian atau praktik prostitusi online di Aceh,” kata mantan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Banda Aceh Jumat.

Ia berharap semua pihak tidak mengucilkan atau mencemooh bahkan menghakimi para pelaku prostitusi online tersebut akan tetapi bersama-sama merangkul mereka (pelaku prostitusi) dan kemudian diajak kembali ke jalan Allah SWT.

“Kita ajak mereka agar segera bertaubat dengan benar-benar taubat (taubatun nasuha) sebelum ajal tiba karena ajal bisa datang kapan saja dalam hitungan detik sekalipun,” tambah Illiza yang sering disapa Bunda.

Selian itu lanjutnya, hukum harus diteggakkan dengan sungguh- sungguh agar setelah mereka (pelaku prostitusi) menjalani hukuman tidak mengulagi lagi perbuatan keji dan mungkar yang dapat mencoreng nama baik daerah tersebut.

Illiza sepakat, perbuatan pelaku prostitusi adalah salah satu perbuatan keji dan selain itu juga pelaku telah mencoreng wajah kedua orang tuanya, daerah asal, bahkan secara umum provinsi yang selama ini memberlakukan hukum syariat Islam.

“Kendati demikian, sesunggughnya jika para pelaku sadar, lalu segera bertaubat kepada Allah atas perbuatannya maka kita belum tentu lebih baik dari mereka,” ujar mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Banda Aceh itu.

Mantan Wali Kota Banda Aceh juga mengutip ayat Alquran diantaranya, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sungguh zina itu suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS.Al Israa, ayat 32).

Kemudian di ayat yang lain, “Dan jika mereka bertaubat, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, maka (berarti mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.” QS. At-Taubah, ayat 11).

Sebelumnya, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh telah menangkap seorang pria yang diduga sebagai germo atau pelaku prostitusi oline berinisial (MRS).

Hasil pengembangan tersebut secara bersamaan juga turut diamankan tujuh orang perempuan yang diduga terlibat dalam kasus tersebut diantaranya, Ayu (28), CA (24), RM (23), DS (24), RR (21), IZ (23), dan MJ (23).

Kemudian secara terpisah diwaktu berbeda, jajaran Kepolisian Resor (Polresta) Lhokseumawe juga telah menangkap sebanyak tujuh pelaku prostitusi online di kawasan Cunda, Kecamatan Muara Dua, Senin (26/6) malam.

Ada pun indentitas pelaku tersebut, FA (28), CSM (35), MS (50), GW (33), SR (21), RR (24), dan ES (33). [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

5 Comments

  1. I have noticed you don’t monetize your page, but you can earn additional
    cash every day. It’s very easy even for noobs,
    if you are interested simply search in gooogle: pandatsor’s tools

  2. Hi, I think your web site may be having browser compatibility issues.
    When I look at your blog in Safari, it looks fine but when opening in IE, it has some overlapping issues.
    I just wanted to provide you with a quick heads up! Besides that, excellent site!

  3. Asking questions are actually good thing if you are not understanding something entirely,
    except this piece of writing presents pleasant
    understanding even.

  4. Terrific paintings! That is the type of information that are supposed to be shared across the net. Disgrace on Google for now not positioning this submit higher! Come on over and seek advice from my website . Thanks =)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close