Finansial

Implementasi ETP Tingkatkan Likuiditas Pasar Obligasi

BTN iklan

Jakarta/Lei – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan implementasi sistem Electronic Trading Platform (ETP) dapat meningkatkan likuiditas dan transparansi perdagangan surat utang (obligasi) pemerintah dan korporasi di dalam negeri.

“Mekanisme perdagangan obligasi di dalam negeri sedang menuju seperti perdagangan saham yang sudah lebih baik likuiditasnya dan transparan,” ujar Kepala Unit Pengembangan Sarana Perdagangan BEI, Andi Priatna di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa sistem ETP rencananya diimplementasikan pada April nanti. Pemberlakuan sistem ETP itu merupakan salah satu hasil kerja Tim Pendalaman Pasar Surat Utang (TPPSU).

“Mekanisme transaksi obligasi itu banyak mengacu pada sistem di Korea Selatan. Korea Selatan cukup berhasil meningkatkan pasar obligasiya,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa konsep ETP menurut Bank for International Settlement (BIS) adalah fasilitas untuk melakukan proses jual beli instrumen keuangan yang terotomasi dan terintegrasi mulai dari order oleh user ke sistem eksekusi order menjadi transaksi perdagangan (automated trade execution), dan diseminasi informasi pre-trade seperti kuotasi harga permintaan beli (bid) atau penawaran jual (offer) maupun informasi post-trade yakni harga dan volume transaksi secara elektronik.

Andi Priatna mengemukakan bahwa untuk mencapai mekanisme perdagangan obligasi seperti saham, beberapa tahap mulai dilakukan. Pada April nanti, instrumen yang akan diperdagangkan melalui ETP adalah Obligasi Negara Ritel (ORI).

“Yang menjadi anggota ETP atau ‘broker’-nya adalah perbankan dan perusahaan efek,” katanya.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami