Olahraga

INAPGOC Berpacu Dengan Waktu Untuk Percantik Venue Asian Para Games

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Asian Para Games 2018 tinggal menghitung hari. Namun Panitia Penyelenggara Asian Para Games (INAPGOC) masih harus menuntaskan tugas untuk mempercantik venue.

Asian Para Games akan berlangsung 6 sampai 13 Oktober di Jakarta. Namun sampai kini pengerjaan venus belum maksimal.

Beberapa venue khususnya di Gelora Bung Karno (GBK) masih terganjal urusan verifikasi. Akibatnya, INASGOC belum bisa seutuhnya melimpahkan aset kepada INAPGOC. Beberapa di antara venue, tidak terbatas di GBK, harus menunggu Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) untuk menyelesaikan pekerjaannya. Seperti memperbaiki dinding venue yang terkelupas akibat penempelan stiker Asian Games.

Wakil Deputi 1 Games Operation Richard Sam Bera mengakui proses peralihan aset masih terganjal administrasi. Namun secara umum prosesnya terus berjalan.

“Ada beberapa yang sudah dibantu oleh semua pihak untuk penggunaan di INAPGOC, di Asian Para Games. Tapi secara umum proses itu masih berjalan karena harus diverifikasi dulu,” kata Richard kepada detikSport, Senin (1/10/2018).

Verifikasi yang dimaksud terkait kondisi terkini barang yang digunakan. Saat ini INAPGOC, kata Richard, sudah menyampaikan kepada Kemenpora barang-barang apa yang diinginkan dari INASGOC dan sedang dalam proses verifikasi.

“Barangnya semisal, kursi A. Nah, seperti kursinya ada di mana sekarang? kondisinya bagaimana segala macam. Dan itu jumlahnya tidak sedikit dan perlu diverifikasi,” tuturnya.

Mantan olimpian renang ini juga membenarkan soal kondisi beberapa venue yang mengalami kerusakan ringan. Richard mencontohkan adanya cat dinding venue yang terkelupas akibat pencabutan stiker-stiker Asian Games.

“Tapi dari yang saya pantau di lapangan. Saya kebetulan tadi dari akuatik dan mendapat laporan dari teman-teman di beberapa venue, INASGOC sudah mulai melakukan perbaikan pada tiang-tiang atau tembok yang terkelupas akibat pencabutan stiker-stiker mereka,” dia mengungkapkan.

“Bahkan di beberapa venue sudah selesai seperti stadion akuatik sudah 80 persen, tenis indoor bahkan kami sudah menempelkan dengan stiker kami dengan look and feel kami. Tapi memang ada beberapa yang persentasenya kecil di venue lain. Tapi itu harus dilakukan INASGOC karena itu bagian dari kontrak pekerjaan mereka,” lanjutnya.

Waktu yang tersisa tinggal empat hari menjelang pembukaan Asian Para Games diakui Richard membuat INAPGOC berkejaran dengan waktu. Namun dia optimistis semua beres tepat waktu.

“Idealnya memang sudah jauh-jauh hari. Tapi kami mengerti pekerjaannya tidak kecil dan lumayan masif. Dari INASGOC pun sudah kooperatif dengan kami. Jadi kami sama-sama mengerti karena waktunya mepet. Ya, kami melakukan yang terbaik,” ucap Richard.

“Mereka juga sudah cepat sekali pekerjaannya. Terbukti dari kemarin saya cek di akuatik yang 10 sampai 20 persen, tapi saya cek hari ini sudah hampir selesai. Jadi saya punya keyakinan mereka akan menyelesaikan itu,” katanya.

“Sembari itu INAPGOC bekerja. Sinkronisasi. Saya memberi petunjuk kepada mereka untuk kosentrasi dari dalam baru keluar. Jadi begitu di dalam selesai kami bisa masuk mengerjakan look and feel kita sementara mereka pengerjaan sudah keluar. Jadi sinkronisasi itu yang kami sedang lakukan sekarang.”

[Detik.com]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami