Internasional

Inggris-AS Desak Rusia untuk Tekan Suriah Soal Ghouta

BTN iklan

LONDON(lei) – Inggris dan Amerika Serikat (AS) mendesak Rusia untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Suriah dan mendesak Damaskus untuk menghentikan serangan ke Ghouta Timur. Sekitar 600 warga sipil tewas dalam serangan udara yang dilancarkan pasukan pemerintah Suriah sejak pertengahan Februari.

Desakan itu muncul saat terjadi pembicaraan melalui telepon antara Perdana Menteri Inggris, Theresa May dan Presiden AS, Donald Trump, untuk membahas situasi terkini di Suriah.

“Mereka membahas Suriah, dan situasi kemanusiaan yang mengerikan di Ghouta Timur,” kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (5/3).

“Mereka sepakat bahwa ini adalah bencana kemanusiaan, dan bahwa tanggung jawab yang luar biasa atas penderitaan manusia yang menyanyat hari terletak pada rezim Suriah dan Rusia, sebagai pendukung utama rezim tersebut,” sambungnya.

Pemerintah Inggris juga menuturkan bahwa dalam pembicaraann itu, May dan Trump sepakat kalau Rusia dan pihak-pihak lain yang memiliki pengaruh terhadap rezim Suriah harus bertindak sekarang untuk menghentikan kampanye kekerasan mereka dan untuk melindungi warga sipil.

Dalam pernyataannya, pemerintah Inggris juga menuturkan, dalam pembicaraan itu keduanya juga membahas mengenai pemberlakukan tarif baru terhadap produk baja dan aluminium yang diterapkan AS.

“May mengangkat keprihatinan mendalam Inggris atas pengumuman Presiden Trump mengenai tarif baja dan aluminium. Tindakan multilateral adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah kelebihan kapasitas global dalam kepentingan semua pihak,” tukasnya.(sindonews)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami