BTN ads
Internasional

Inggris: Meski Telah Ada Perubahan sikap, Tekanan pada Korut Berlanjut

LONDON (LEI) –  Inggris menyatakan menyambut baik perubahan sikap yang ditunjukkan oleh Korea Utara (Korut). Meski demikian, London menegaskan, tekanan akan terus berlanjut hingga Korut benar-benar menghapus program nuklirnya.

“Kami selalu mengatakan dengan jelas bahwa kami ingin Kim Jong-un untuk mengubah jalan dan menempatkan kesejahteraan rakyatnya dibanding upaya ilegal untuk membangun senjata nuklir,” ucap juru bicara Perdana Menteri Inggris, Teresa May.

“Kami akan terus bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel) dan masyarakat internasional untuk memastikan bahwa tekanan terhadap Korut terus berlanjut dan sanksi diberlakukan secara ketat sampai Kim Jong -un mencocokkan kata-katanya dengan tindakan nyata,” sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Jumat (9/3).

Sebelumnya diwartakan, pemimpin delegasi Korsel, Chung Eui-yong menuturkan bahwa Presiden AS, Donald Trump menerima tawaran Jong-un untuk melakukan pertemuan pada  bulan Mei mendatang. Pernyataan Eui-yong ini pun dibenarkan oleh juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders.

“Presiden Trump akan menerima undangan untuk bertemu dengan Kim Jong-un di suatu tempat dan waktu yang akan ditentukan. Kami menantikan denuklirisasi Korea Utara. Sementara itu, semua sanksi dan tekanan maksimal harus tetap ada,” ucap Sanders.

Sebuah pertemuan antara Kim dan Trump akan menjadi terobosan besar dalam kebuntuan terkait program nuklir dan rudal Korut. Korut telah melakukan serangkaian tes yang bertujuan mengembangkan rudal berhulu ledak nuklir yang mampu menghantam daratan AS.

Perlihatkan Lebih

Related Articles

Komentar Anda...

Close