Kesehatan

Ini Dampak Maraknya Belanja Online

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Maraknya belanja daring tak hanya mematikan mal-mal di perkotaan. Ada bahaya yang ternyata patut diwaspadai karena bisa menyerang tubuh kita. Terpikirkah ada yang hilang dalam pergeseran dari belanja luring ke belanja daring?

Dengan internet di ujung jari kita, banyak dari kita bahkan tidak perlu lagi meninggalkan rumah untuk melakukan pembelian barang. Kurangnya aktivitas fisik ini bisa berakibat pada kesehatan kita.

Chartered Society of Fisioterapi (CSP) melakukan survei terhadap setidaknya 2.000 orang dewasa Inggris berusia 55 tahun ke atas. Didapati 24 persen dari mereka yang berusia di atas 65 mengatakan bahwa mereka tidak pernah melakukan latihan untuk menguatkan otot selama seminggu, sementara 9 persen hanya melakukannya sekali setiap beberapa hari.

Anjuran aktivitas nasional adalah setidaknya melakukan dua macam latihan penguatan seminggu, di samping 150 menit latihan. Para ahli menyatakan bahwa untuk mereka yang berusia di bawah 64 tahun, mengangkat beban atau membawa belanjaan dapat dimasukkan sebagai bentuk latihan penguatan.

Sementara mereka yang berusia di atas 65 tahun, untuk tetap fit bisa melakukan latihan sederhana seperti tari dan kursi aerobik. Tanpa olahraga apa pun, orang-orang ini berisiko lebih besar mengalami cedera dan terjatuh.

Menurut Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), orang tua lebih berisiko terjatuh karena kelemahan otot dan masalah keseimbangan karena sudah tidak aktif bergerak lagi.

Tidak hanya itu saja, satu dari tiga orang dewasa berusia di atas 65 yang tinggal di rumah setidaknya setahun sekali mengalami jatuh. Ini menghabiskan biaya NHS sedikitnya $1 miliar per tahun (sekitar Rp13 triliun), terutama karena patah tulang akibat terjatuh (terutama patah tulang pinggul).

“Menjadi lemah seiring usia bertambah memang tak bisa dihindari,” kata Karen Middleton, chief executive CSP dalam siaran pers. Dia menambahkan bahwa penelitian menunjukkan, semakin kuat kita akan berdampak besar bagi kesehatan sehingga sangat penting bagi kita untuk tidak mengabaikan latihan penguatan otot saat bergerak.

Karen juga mengatakan bahwa meskipun belanja online lebih mudah dan kurang menyita waktu, namun cara itu telah menghilangkan aktivitas yang tanpa kita sadari bisa memperkuat otot kita.

“Seperti pedoman yang ditetapkan, bukan berarti langsung ke pusat kebugaran untuk mengangkat beban. Untuk memulai, bisa saja berkebun karena ada aktivitas menggali atau latihan angkat berat sederhana seperti berdiri dari kursi sebanyak 10 kali.

“Banyak cara mudah untuk melakukannya, tapi yang penting adalah memulai dan hasil jajak pendapat ini menunjukkan banyak pekerjaan perlu dilakukan agar pesan itu tersampaikan.”

Seperti Dr Justin Varney, kepala Kesehatan Orang Dewasa dan Kesehatan Masyarakat Inggris, mengatakan kepada Telegraph, tulang kita yang melemah sejak usia akhir 20-an dan massa otot menyusut mulai 40-an, ditambah kondisi muskuloskeletal menjadi penyebab terbesar gangguan kesehatan kita jika tidak diimbangi dengan pola hidup aktif.

Jadi, berolahraga sekarang dan kita akan mendapatkan keuntungan seiring bertambahnya usia. [intisari]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

10 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami