LiputanNasional

Ini Dia Kriteria Utama Honorer K2 Bisa Ikut Tes CPNS 2018, Tapi…

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Mohammad Ridwan, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengkonfirmasi bahwa tidak semua tenaga honorer K2 (kategori dua) yang bisa mendaftar CPNS 2019.

Diketahui, dari total jumlah tenaga honorer K2 sebanyak 438.590 orang, hanya 13.347 orang yang bisa mendaftar. Ketentuan usia maksimal 35 tahun menjadi ganjalan utama.

’’Honorer K2 yang eligible (bisa, Red) ikut mendaftar penerimaan CPNS hanya 13.347 orang,’’ kata Mohammad Ridwan.

Mereka bisa mendaftar diantaranya karena usia masih kurang 35 tahun per 1 Agustus 2018. Kemudian jalur khusus untuk honorer hanya dibuka bagi guru dan tenaga kesehatan. Ridwan menegaskan saat ini ketentuan dalam undang-undang, batas usia mendaftar CPNS adalah 35 tahun. Sehingga pemerintah tidak bisa melanggarnya.

Penjelasan pembatasan usia pendaftaran CPNS itu juga disampaikan Deputi Sumber Daya Aparatur Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja. Dia mengatakan secara keseluruhan ada enam jalur khusus pendaftaran CPNS. Salah satunya adalah untuk para tenaga honorer K2.

Setiawan menjelaskan kriteria-kriteria tenaga honorer K2 yang boleh mendaftar sebagaimana diatur dalam Peraturan Menterai PAN-RB 36/2018.

Kriteria pertama, di dalam regulasi itu dijelaskan bahwa tenaga honorer K2 harus masuk dalam database BKN.

Kedua, usia pelamar maksimal 35 tahun pada 1 Agustus 2018. ’’Dan masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai sekarang,’’ katanya. Ketiga, bagi honorer K2 profesi guru wajib minimal berijazah S-1.

Bagi tenaga kesehatan perawat dan bidang ijazah minimal Diploma III yang diperoleh sebelum 3 November 2013.

Pada tahap seleksi, para pelamar jalur tenaga honorer K2 tetap melewati seleksi kompetensi dasar (SKD).

Untungnya, para tenaga honorer K2 ini tidak akan melewati seleksi kompetensi bidang (SKB) layaknya pelamar CPNS baru jalur umum. Sebab pengalaman kerja mereka selama ini sudah bisa menggantikan keberadaan SKB.

Tapi kok Dibatasi Usia?

Pembatasan usia bagi honorer K2 untuk bisa ikut Tes CPNS 2018 dirasa tidak adil bagi sebagian besar honorer K2.

Dari total jumlah tenaga honorer K2 sebanyak 438.590 orang, hanya 13.347 orang yang bisa mendaftar. Ketentuan usia maksimal 35 tahun menjadi ganjalan utama.

Seperti diketahui tahun ini pemerintah membuat lowongan CPNS sebanyak 238.015 kursi. Dari jumlah itu 51.271 kursi untuk instansi pusat dan 186.744 kursi untuk instansi daerah.

Pemerintah membuka pendaftaran untuk pelamar umum dan khusus. Nah salah satu kelompok pelamar khusus itu adalah bagi tenaga honorer K2 berprofesi guru dan tenaga kesehatan.

Ketua Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih menyampaikan keberatan atas kebijakan yang diambil pemerintah. Dia mengatakan tenaga honorer masuk dalam jalur pendaftaran khusus.

Sehingga sudah sewajarnya ada ketentuan-ketentuan khusus pula. ’’Misalnya tidak diberlakukan pembatasan usia maksimal 35 tahun,’’ kata Titi.

Ini jumlah Honorer K2 yang terdata hingga sekarang:

  • Jumlah: 438.590 orang
  • Guru 157.210 orang (35,84 persen)
  • Dosen 86 orang (0,02 persen)
  • Tenaga kesehatan 6.091 orang (1,38 persen)
  • Penyuluh 5.803 orang (1,33 persen)
  • Administrasi 269.400 orang (61,43 persen)
  • Dari jumlah tersebut, hanya 13.347 yang memenuhi kriteria untuk mendaftar CPNS 2018.
  • Salah satu kriterianya, usia masih kurang dari 35 tahun.

Perinciannya, 12.883 guru dan 464 tenaga kesehatan.Sisa honorer sebanyak 425.243 di antaranya bakal disalurkan ke pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) melalui tes. Data ini diperoleh dari Raker Gabungan DPR dan Pemerintah pada 23 Juli 2018 lalu.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close