Liputan

Ini Gunung Terkuat di Indonesia yang Mampu Musnahkan Kehidupan Bumi

BTN iklan

(LEI) – Sekarang ada dua gunung Indonesia yang sedang aktif, dan mengancam keselamatan jiwa puluhan ribu orang, yaitu Gunung Agung dan Sinabung. Padahal berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi (PVMBG), dari 127 gunung api aktif di Indonesia, ada 69 gunung dipantau secara menerus 24 jam/hari.

Sebanyak 18 gunung api Status Waspada (Level II) yakni Merapi, Kerinci, Dempo, Anak Krakatau, Dieng, Semeru, Bromo, Rinjani, Sangeangapi, Rokatenda, Soputan, Lokon, Karangetang, Gamalama, Gamkonara, Ibu, Dukono, dan Banda Api.

Terbayang berapa besar kerugian yang ditimbulkan jika gunung berapi di Indonesia meletus dalam jarak waktu yang pendek, atau mungkin bersamaan?

Sekedar pengetahuan untuk anda, inilah daftar gunung api Indonesia yang dampak letusannya dahsyat, bahkan ada diantaranya yang efeknya bisa dirasakan sampai ke belahan benua lain :

1. Gunung Krakatau

Gunung Krakatau
Gunung Krakatau (*)

Bencana alam ledakan Gunung Krakatau terjadi pada Senin, 27 Agustus 1883, tepat pukul 10.20. Menurut ahli geologi lulusan Universitas Oxford Inggris, Simon Winchester, yang juga penulis National Geographic mengatakan bahwa ledakan itu adalah yang paling besar, suara paling keras dan peristiwa vulkanik yang paling meluluhlantakkan dalam sejarah manusia modern. Suara letusannya terdengar sampai 4.600 km dari pusat letusan dan bahkan dapat didengar oleh 1/8 penduduk bumi saat itu.

Menurut para peneliti di University of North Dakota, ledakan Krakatau bersama ledakan Tambora (1815) mencatatkan nilai Volcanic Explosivity Index (VEI) terbesar dalam sejarah modern. The Guiness Book of Records mencatat ledakan Krakatau sebagai ledakan yang paling hebat yang terekam dalam sejarah.

Tercatat jumlah korban yang tewas mencapai 36.417 orang berasal dari 295 kampung kawasan pantai mulai dari Merak di Kota Cilegon hingga Cilamaya di Karawang, pantai barat Banten hingga Tanjung Layar di Pulau Panaitan (Ujung Kulon serta Sumatera Bagian selatan.

2. Gunung Tambora

Gunung Tambora
Gunung Tambora (*)

Gunung Tambora yang meletus pada 1815 ini menjadi salah satu letusan gunung paling mengerikan sepanjang sejarah peradaban manusia. Awalnya gunung ini memiliki ketinggian 4.300 meter dan menjadi yang tertinggi kedua setelah Puncak Jaya. Setelah letusan, tinggi gunung Tambora berkurang menjadi 2.851. Guncangan letusan gunung Tambora ini terasa hingga ratusan mil dan menelan korban hingga 17.000 orang.

Letusan ketiga ini memengaruhi iklim global dalam waktu yang lama. Aktivitas Tambora setelah letusan tersebut baru berhenti pada tanggal 15 Juli 1815. Aktivitas selanjutnya kemudian terjadi pada bulan Agustus tahun 1819 dengan adanya letusan-letusan kecil dengan api dan bunyi gemuruh disertai gempa susulan yang dianggap sebagai bagian dari letusan tahun 1815.

3. Gunung Kelud

Kubah Lava Gunung Kelud pada tahun 2010
Kubah Lava Gunung Kelud pada tahun 2010 (*)

Salah satu gunung paling fenomenal di Pulau Jawa adalah Gunung Kelud. Gunung yang sangat dihormati dari Kerajaan Majapahit hingga Kediri. Bahkan di Blitar dibuatkan sebuah sebuah candi untuk persembahan kepada gunung. Candi itu yang kita kenal dengan Candi Palah atau candi Penataran.

Pada tahun 2014 lalu, Gunung Kelud meletus dengan sangat besar. Material yang dimuntahkan gunung ini mengakibatkan beberapa bencana di beberapa kota besar di pulau Jawa. Seperti Kediri yang dihujani pasir. Bahkan Yogyakarta yang letaknya jauh juga mendapatkan kiriman hujan abu hingga berminggu-minggu. Sebelum meletus, banyak warga yang telah dievakuasi sehingga korban yang meninggal sangat sedikit meski korban berupa rusaknya rumah penduduk tidak bisa dihindari.

4. Gunung Samalas

Gunung Rinjani ini dulunya adakah Gunung Samalas
Gunung Rinjani ini dulunya adakah Gunung Samalas (*)

Gunung Samalas mungkin tidak begitu terkenal dibanding yang lain. Alasannya adalah karena gunung ini sekarang sudah hancur akibat ledakannya sendiri. Dan sekarang sudah berubah menjadi Gunung Rinjani dan Danau Segara Anakan di Pulau Lombok.

Gunung ini meletus pada tahun 1257. Dan memuntahkan sekitar 10 mil kubik batu ke atmosfer bumi. Besarnya ledakan hampir sama dengan Gunung Tambora, yaitu skala 7 dan masuk kategori ledakan kolosal. Letusan ini mengakibatkan anomali pada iklim dunia dan menjadi salah satu penyebab Zaman Es Kecil.

5. Gunung Merapi

Gunung Merapi
Gunung Merapi (*)

Salah satu hal yang paling fenomenal dari gunung ini adalah munculnya wedhus gembel atau asap hitam panas yang turun dari gunung dengan kecepatan tinggi, bahkan menghanguskan juru kunci Mbah Maridjan pada 2010 lalu.

Gunung Merapi dikenal sebagai salah satu gunung yang paling aktif di Pulau Jawa. Bahkan sejak abad ke-16, Merapi terus melakukan serangkaian erupsi. Pada tahun 2010 ada sekitar 153 orang dilaporkan meninggal akibat letusan Gunung Merapi. Lalu sekitar 320.000 warga lainnya harus rela kehilangan tempat tinggal.

6. Gunung Toba Purba

Danau Toba ini dulunya terbentuk dari letusan Gunung Toba Purba yang dahsyat
Danau Toba ini dulunya terbentuk dari letusan Gunung Toba Purba yang dahsyat (*)

Menurut para peneliti, Danau Toba muncul akibat adanya letusan gunung. Gunung yang kemudian disebut dengan gunung Toba Purba tersebut diperkirakan meletus sekitar 70.000 tahun yang lalu. Letusan ini menyebabkan munculnya sekitar 2.000– 3.000 km kubik batu dan debu panas yang membuat suasana bumi menjadi kacau. Saat itu diperkirakan 10.000 manusia dan makhluk hidup lainnya meninggal dunia akibat letusan dahsyat ini. Bahkan banyak spesies hewan yang akhirnya sampai punah.

Itulah tiga peristiwa ledakan gunung api terdahsyat sepanjang sejarah yang kita harapkan tidak akan terjadi di masa-masa sekarang. Pasalnya, di zaman sekarang ini bencana serupa pasti akan sangat mengganggu kehidupan manusia.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

4 Komentar

  1. Write more, thats all I have to say. Literally,
    it seems as though you relied on the video to make your point.
    You clearly know what youre talking about, why throw away your intelligence on just posting videos to your blog when you could be
    giving us something informative to read?

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami