Hukum

Ini Kesaksian Tetangga Tentang Rumah Megah Orang Tua Bos First Travel

BTN iklan

DEPOK, (LEI) – Sebuah rumah di Kampung Baktijaya, Cimanggis, Depok, Jawa Barat terlihat mewah dibandingkan dengan rumah lainnya yang berada di sekitarnya.

Rumah berlantai dua dengan gaya modern itu disebutkan oleh warga sekitar sebagai rumah dari orang tua Andika, Bos First Travel.

Rumah dengan tembok bercat krem dan merah jambu pada dinding-dinding luar rumahnya. Pagar hitam setinggi 170 cm, menyamarkan isi halaman yang terdapat taman kecil dan garasi mobil di sisi kanan rumah.

Dari samping, rumah tersebut ternyata tersambung dengan rumah lainnya yang berada di gang lain dan hanya terpisah oleh pemakaman kampung yang hanya seluas 8×5 meter persis berada di huk.

Warga sekitar mengatakan rumah yang berada di sampingnya, merupakan kontrakan yang dimiliki oleh pasangan Solihin dan Sarifah yang baru saja selesai dikerjakan untuk direnovasi belum lama ini.

“Sampingnya kontrakan. Hanya lantai dua saja tapi. Lantai satunya untuk gudang gitu kalau tidak salah,” ucap seorang warga yang berada tidak jauh dari kediaman orang tua Bos First Travel itu.

Kontrakan yang dijelaskan memiliki satu kamar mandi, satu ruang tamu dan satu kamar tidur itu, sudah ditempati satu keluarga yang membayar sekitar Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta setiap bulannya.

”Persisnya bayar berapa sih tidak tahu. Kisaran di sini ya segitu. Tergantung dari nego saja,” ucapnya.

Pada beberapa tahun sebelumnya, rumah dari orang tua Andika, hanya sebuah rumah sederhana dengan satu lantai saja tepat di samping kuburan kampung tersebut. Kemudian mulai membeli rumah di sebelahnya dan rumah yang berada di gang lainnya.

“Belum lama ini lah dibangun. Kayaknya masih renov juga di dalam,” ucapnya terus memerhatikan rumah tersebut.

Dia dan warga sekitar lainnya juga telah mengetahui kasus yang menimpa anak dari pasangan yang terkenal cukup ramah dengan warga lainnya.

Hanya saja, pada hari-hari belakangan, kedua orang tua yang sudah berumur lebih dari 50 tahun itu, sering di rumahnya.

Andika juga terlihat beberapa kali datang ke rumah orang tuanya dan memarkirkan mobil di lapangan yang berada di depan rumahnya. Pasalnya, pasangan itu sudah memiliki dua mobil yang terparkir di garasi rumah.

Disambangi Korban

Rumah dua lantai itu sempat ramai dikunjungi orang yang mengaku sebagai korban dari dugaan penipuan yang dilakukan oleh Bos First Travel, Andika yang tidak kunjung memberangkatkan anggota keluarganya untuk umroh di Tanah Suci.

Diceritakan oleh tetangga yang rumahnya tidak jauh dari rumah orang tua Andika, sempat silih berganti orang mengendarai mobil dan motor mendatangi rumah itu dan berteriak-teriak meminta pertanggungjawaban atas tindakan anaknya.

“Iya ada yang sampai dua kali juga datang. Pas lagi ramai-ramainya kasus itu,” jelasnya.

Hanya saja, dirinya dan warga lain, enggan mencapmpuri urusan tersebut. Sehingga, tidak dapat berbuat lebih kepada pasangan yang sudah lama menempati kampung tersebut. Begitu juga kepada warga sekitar yang menurutnya menjadi korban penipuan First Travel.

“Iya ada yang kena di sini, tapi kami tidak ikut lah. Kan sudah dipolisi juga kasusnya,” ucapnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami