LiputanNasional

Ini Kondisi Tiga Titik Pengeboman Gereja di Surabaya

BTN iklan

SURABAYA, (LEI) – Polda Jawa Timur langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tiga gereja di Surabaya yang disasar bom. Sejauh ini ada tiga korban meninggal akibat bom di tiga lokasi berbeda itu.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung mengungkapkan, bom pertama meledak di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, pukul 07.30. Menurutnya, ada anggota Polri yang menjadi korban dalam insiden itu.

“Bahwa di Santa Maria Ngagel ada dua yang meninggal. Sementara. Ada sebelas yang masuk rumah sakit termasuk anggota polisi,” sebutnya.

Barung menambahkan, polisi juga melakukan identifikasi dan olah TKP di tempat lain. Di GKI Diponegoro juga ada ledakan bom pukul 08.00.

“Sementara satu ibu-ibu yang meninggal dunia. Ada dua yang masuk rumah sakit,’ sebutnya.

Bom lainnya di Gereja Pantekosta, Jalan Arjuna. “Masih ada korban yang belum kami identifikasi dan tiga di rumah sakit,” tutur Barung.

Bekas ledakan bom gereja
Bekas ledakan bom gereja

Namun jumlah titik ledakan bom yang diduga bunuh diri ini masih simpang siur. Sementara informasi lain menyebut ada lima titik yang terjadi ledakan bom. Lima titik itu adalah SMTB Ngagel, GKI Diponegoro, GKI Arjuno, GPPS Sawahan, serta di Gereja Kathedral Dr Soetomo, tapi pelaku ditangkap sebelum meledak.

Terkait informasi ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, polisi masih melakukan identifikasi sejumlah korban ledakan bom yang diduga bom bunuh diri itu. Terkait lokasi ledakan, kata Barung, pihak kepolisian untuk sementara menerima informasi titik-titik lokasi kejadian.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close