HukumPolitik

Inilah Muhammad Taufik, Mantan Napi Koruptor yang Ditunjuk Gerindra Gantikan Sandiaga Uno

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Mohammad Taufik mengaku telah ditunjuk untuk menjadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno.

“Ya maju, saya yang mewakili Gerindra. Memang saya disuruh maju, bukan seandainya lagi. Sudah benar gua yang disuruh maju,” ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (17/9).

Hingga saat ini dirinya masih menunggu Surat Keputusan (SK) Presiden terkait pemberhentian Sandiaga.

Sayangnya, dia ditolak oleh KPU karena merupakan mantan napi korupsi. Sewaktu dirinya menjabat sebagai Ketua KPUD DKI Jakarta dia terjerat pidana korupsi logistik pemilu selama 18 bulan pada 27 April 2004.

Tercatat dia menimbulkan kerugian bagi negara sebesar Rp 488 Juta atas kasus korupsi pengadaan barang dan alat peraga Pemilu 2004.

Hebatnya, meski menyandang status mantan napi koruptor dirinya bisa menduduki jabatan politik kembali sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019.

Bahkan Taufik pernah menuntut penangkapan ketua KPU Husni Malik karena dianggap curang telah mengeluarkan surat edaran membuka kotak suara.

Perlu anda ketahui bahwa penunjukan Taufik mengacu pada Pasal 240 ayat 1 UU Pemilu.

Pasal tersebut menyatakan bahwa calon legislator tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih, kecuali secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana.

Riwayat organisasi Muhammad Taufik sebagai berikut:

  1. Sekjen Serikat Pekerja Maritim Indonesia
  2. Ketua SPSI Pelabuhan Tanjung Priok
  3. Bergabung dengan Partai Golongan Karya (Golkar)
  4. Partai Keadilan dan Persatuan (PKP)
  5. Partai Gerindra DKI Jakarta
  6. Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta
  7. Ketua Senat Mahasiswa Universitas Jayabaya
  8. Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Jayabaya
  9. Ketua Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional-Indonesia (PRSSNI) DKI Jakarta
  10. Ketua Pusat Pengkajian Jakarta (PPJ)

Riwayat jabatan:

  1. Ketua KPUD DKI Jakarta
  2. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta (2014-2019)

Selain berpolitik, Taufik juga berkecimpung dalam ranah bisnis. Dia melakoni aktivitas berbisnis dengan mengembangkan Radio Muara dengan segmen Dunia Bahari, di mana radio tersebut didirikan oleh ayahnya.

Bisnis media yang ia tekuni kemudian merambah menjadi majalah bersegmen politik yang bernama Majalah Target.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lihat juga

Close
Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami